Anggota DPRD Pakpak Bharat, Selloh Cibro Sambangi Tane Bancin Penderita Tumor Ganas Di Kuta Parira

  • Whatsapp

Pakpak Bharat, KPonline – Viral di medsos, Tane Bancin/50 Penderita Tumor Ganas Warga Desa Kaban Tengah, Dusun Sintebu, Kec. Sitelu Tali Urang (STTU) Jehe Kabupaten Pakpak Bharat, yang sudah menderita selama 1 tahun lebih dan tidak bisa bekerja sama sekali dengan hidup yang cukup sederhana.

Mengetahui info tersebut,Tersentuhnya hati Selloh Cibro, salah satu anggota DPRD Pakpak Bharat dari fraksi Demokrat dan langsung menyambangi kediaman penderita tumor ganas tersebut serta memberi bantuan berupa Sembako serta uang sebagai peduli kasih mengurangi beban penderita, Kaban Tengah, Rabu,(20/01/2021).

Bacaan Lainnya

“Tumor ganas di mulutnya yang karena keterbatasan biaya pengobatan, ia harus menahan sakit yang diderita tersebut. Bahkan, untuk makan saja sudah tidak bisa sehingga membuat badannya menjadi kurus, hal ini membuat saya sangat perihatin dan tersentuh dalam kepribadian saya”, Terang Selloh kepada Wartawan.

Lanjut Selloh Cibro, secara pribadi rasa empatinya murni lahir dari hati untuk membantu terhadap penderita dan mengedepankan rasa tolong menolong terutama bagi penderita sakit langka seperti itu.

“Rasa tolong-menolong itu haruslah diutamakan, apalagi kita melihat keadaan penderita seperti ini, hati saya teriris melihat bapak itu. Saya juga sadar, saya lahir dari keluarga sederhana dan banyak kekurangan, selagi bisa menolong sesama itu wajib dilakukan”, Lanjutny.

Sementara itu, Tane Bancin(Penderita), mempunyai istri dan delapan orang anak yang masih sebagian usia sekolah sehingga ia jadi kesulitan untuk memenuhi biaya rumah tangga apalagi sejak sakit yang dideritanya semakin parah sejak setahun yang lalu.

“Sekitar setahun lebih suami saya menderita seperti ini, yang paling parah 6 bulan terakhir ini, bahkan makan saja tidak bisa harus pake selang dengan cairan. Kami sudah berupaya terus untuk mengobati baik secara medis dan teraphy, mudah mudahan suami saya bisa sembuh kembali” Keluh Br. Angkat, istri dan ibu dari delapan anak ini bersedih.

Ibu dari delapan anak ini hanya bisa berharap dan berdoa akan kesembuhan suaminya seperti sedia kala.

“Saya tidak bisa bicara apa-apa, saya hanya bisa ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Cibro, semoga Tuhan membalas kebaikan kalian, semoga doa kita dikabulkan Tuhan untuk kesembuhan suami saya” , harap istri Tane dengan mata berkaca-kaca. (Jandry Manik)

Pos terkait