Bandung, KPonline – Nama Arunasalam terus disebut kader FSPMI sebagai sosok yang tak bisa dilepaskan dari sejarah dan perjalanan organisasi serikat pekerja yang bernama FSPMI.
Arunasalam adalah aktivis pergerakan internasional yang hingga kini masih setia membersamai FSPMI.
Atas dedikasi, kontribusi, dan peran panjangnya mengawal pertumbuhan serikat, FSPMI yang dulu bernama SPMI tak salah julukan “Founding Father” layak diberikan kepada Arunasalam.
Meski bukan kader pabrik, kehadirannya menjadi jembatan penting bagi FSPMI dengan jejaring buruh dan solidaritas internasional.
Dukungan, gagasan, dan kebersamaannya selama ini disebut menjadi salah satu fondasi penguatan FSPMI dari masa ke masa, hal itu dibuktikan baru saja Arunasalam bersama FSPMI dalam training organizing di Bandung, 26 – 28 Juni 2026.
Bagi kader, Arunasalam adalah bukti bahwa gerakan buruh tidak berjalan sendiri. Ada kawan-kawan internasional yang terus berdiri bersama, menguatkan FSPMI untuk terus berjuang membela kepentingan kesejahteraan buruh Indonesia. (Yanto)