Tegal, KPonline-Rangkaian pelatihan organising KSPI bersama LO Norwegia resmi ditutup. Namun, agenda tidak berhenti pada ruang pelatihan. Sekjen KSPI Ramidi bersama Olav Andersen, Advisor International Department, dan Floro R. Francisco, Regional Consultant Asia, melanjutkan kunjungan ke PT Leea Foot Wear Indonesia, salah satu perusahaan anggota KSPI dari Federasi Serikat Pekerja Nasional (SPN) di Tegal.
PT Leea FooT Wear Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi sepatu bermerk ASICS untuk pasar ekspor dengan jumlah pekerja kurang lebih 9.000 orang. Kunjungan ini menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung bagaimana organisasi serikat pekerja bekerja di tingkat perusahaan sekaligus membangun pertukaran pengalaman mengenai pengorganisasian anggota.
Rombongan diterima Ketua PUK SPN PT Leea FooT Wear Indonesia, Fajar, bersama jajaran pengurus lainnya. Pertemuan berlangsung terbuka dan penuh dialog. Mereka saling bertukar pengalaman, memahami persoalan organisasi, serta membahas manfaat berorganisasi dalam memperkuat posisi dan kepentingan pekerja.
Kunjungan tersebut berlangsung di tengah kegiatan Medical Check-Up (MCU) bagi karyawan PT Leea FooT Wear Indonesia yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Dari situ terlihat bahwa organisasi pekerja tidak hanya berbicara mengenai perjuangan ketika terjadi persoalan, tetapi juga harus hadir dalam berbagai aspek yang berkaitan dengan kepentingan dan kesejahteraan anggota.
Setelah berdiskusi dengan jajaran PUK, rombongan kemudian bertemu langsung dengan salah satu jajaran top management PT Leea FooT Wear Indonesia, Tomy, di kantor perusahaan. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Berbagai hal dibahas, mulai dari hubungan industrial, keberadaan serikat pekerja, hingga pentingnya komunikasi dan pemahaman bersama antara pekerja dan manajemen.
Kunjungan ini memperlihatkan bahwa organising bukan sekadar teori yang berhenti di ruang pelatihan. Ilmu pengorganisasian harus diterjemahkan menjadi kekuatan nyata di lapangan: memperkuat serikat, memperluas keanggotaan, membangun solidaritas, serta menciptakan hubungan industrial yang sehat tanpa menghilangkan keberanian serikat pekerja dalam memperjuangkan hak anggotanya.
Usai seluruh rangkaian diskusi, pertemuan ditutup dengan makan bersama. Sederhana, tetapi memiliki makna penting: membangun komunikasi, membuka ruang dialog, dan memperkuat jejaring perjuangan pekerja.
Bagi KSPI dan LO, kunjungan ke PT Leea FooT Wear Indonesia menjadi bagian dari pesan besar pelatihan organising: pendidikan tidak boleh berhenti sebagai pengetahuan. Ia harus berubah menjadi gerakan, kekuatan organisasi, dan keberanian pekerja untuk berdiri bersama memperjuangkan kepentingannya.



