Ada Rindu di FSPMI

  • Whatsapp

Tangerang, KPonline– Setelah hampir lima (5) tahun berlalu, (terhitung dari mulai tanggal 13 Desember 2013), keberadaan kawan – kawan yang pernah menjadi pengurus ataupun anggota Puk SPAI FSPMI di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Pencelupan kain di daerah Tangerang akhirnya bisa bertemu kembali.

Seperti yang diketahui bersama sebelumya, bahwa faktor penyebab perpisahan mereka adalah karena dipicu oleh munculnya perselisihan hubungan industrial terlebih dahulu antara anggota Puk dengan pihak Management saat itu, sehingga imbasnya seluruh anggota FSPMI diperusahan itu di PHK secara sepihak oleh pihak management perusahaan.

Bacaan Lainnya

Akibat pemutusan hubungan kerja tersebut, maka seluruh anggota FSPMI yang tadinya bisa berkumpul bersama, dan selalu menunjukan kebersamaan serta kekompakan itu menjadi terpisah.

Sadar akan pentingnya menjaga keakraban, yang didorong oleh keinginan kuat agar selalu bisa menjalin tali silaturahmi diantara mereka, maka beberapa orang dari mereka berinisiatif untuk menyatukan kembali kekompakan dengan mengadakan acara “Lima (5) tahun Temu Kangen dan Halal bihalal” antar anggotanya.

Sebenyak puluhan orang mengikuti acara yang di gelar di rumah salah seorang anggotanya, di kawasan Ledug Asem, Jatake Tangerang, Rabu, 27/06/2018, kemaren.

Menurut pernyataan Juan, seorang yang pernah menjadi ketua Puk disana menjelaskan bahwa, “Acara yang digagas ini adalah wujud bukti masih adanya kekompakan diantara mereka semua.”

“Hal ini terbukti, walau dalam kurun waktu yang cukup lama berpisah, tetapi bisa berkumpul kembali diacara tersebut.”

“Diharapakan acara seperti ini bisa terus berlanjut di kedepannya, supaya tali silaturahmi dan keakraban bisa tetap terjalin dengan baik diantara kita semua.”
Pungkasnya.

Sementara itu menurut pernyataan salah seorang yang pernah menjadi pengurus puk-nya berpendapat bahwa, “FSPMI bisa menyatukan mereka, hal ini terbukti dengan bergabung menjadi anggota FSPMI, maka kekompakannya menjadi semakin solid.”

“Dengan kekompakan itu pula, maka perjuangan kami dalam memperjuangkan hak – hak kami semakin terasa lebih bermakna, karena kami merasa berjuang bersama dan untuk kepentingan bersama, demi kesejahteraan karyawan terutama anggota.”

“Walau dalam perjalannya saat kami berjuang, kenyataan pahit yang harus kami terima, karena dikeluarkan kerja dari perusahaan. Akan tetapi hal itu kini menjadi berkah dan hadiah bagi mereka yang masih bekerja disana. Karena apa yang kami perjuangkan dulu, akhirnya mereka bisa menikmatinya sekarang.”

“Kami sadar bahwa keberhasilan dalam perjuangan bukan dilihat dari hasil besar atau kecilnya yang harus didapat, tetapi lebih dilihat dari bagai mana cara prosesnya.”

“Karena tidak selamanya pula apa yang kita perjuangkan sekarang, bisa kita nikmati hasilnya sekarang. Bisa saja orang lain yang menikmati hasil perjuangan kita dikemudian hari. Hal ini pulalah yang menjadi alasan, mengapa dalam berjuang memerlukan keiklasan.”

“Satu hal yang perlu diketahui bahwa, Apapun yang terjadi pada kami semua, kami tidak pernah menyesal bergabung ke FSPMI, dan menjadi bagian dari keluarga besar FSPMI.”
“kami pun rindu dengan kawan – kawan di FSPMI.”
Ungkapnya.

Kontributor Tangerang, RD Rizal N

Pos terkait