Ada Apa Dalam Rapat Koordinasi Perangkat Dan Pilar FSPMI Bandung Raya

  • Whatsapp

Cimahi,KPonline – Konsulat Cabang FSPMI Bandung Raya gelar rapar koordinasi KC,PC,PUK,Garda Metal & Media Perdjoeangan. Hendrayana Hendri dalam pembukaannya menyampaikan bahwa agenda ini sangat penting karena ada beberapa hal yang harus di sampaikan,di bahas serta di koordinasikan dengan seluruh perangkat dan pilar FSPMI di Bandung Raya antara lain :
1.Rencana Aksi di Bandung Raya
2.Database anggota
3.Kantor Sekretariat
4.Politik (terkait pilpres dan pileg 2019)

Jujun Juansah yang memimpin rapat koordinasi kali ini dengan begitu bersemangat menyampaikan pemerintah masih belum puas dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) no 78 tahun 2015 karena saat ini pemerintah khususnya gubernur Jawa Barat telah melahirkan Peraturan Gubernur (PERGUB) no 54 tahun 2018 yang secara tidak langsung ini akan berdampak sangat kuat terhadap kemungkinan tidak lahirnya Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Bandung Raya.

Bacaan Lainnya

Menyikapi hal tersebut maka Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FSPMI Jawa Barat telah mengintruksikan kepada perangkat dan anggota kabupaten/kota FSPMI se Jawa Barat untuk melakukan aksi penolakan di depan kantor Pemda dan DPRD kabupaten/kota masing masing kemudian meminta agar bupati/wali kota serta DPRD membuat surat rekomendasi penolakan PERGUB JABAR no 54 tahun 2018 untuk di sampaikan kepada gubernur Jawa Barat.

Jujun menghimbau kepada seluruh anggota agar sering berkumpul atau antusias menghadiri rapat rapat sehingga anggota tidak merasa takut,,punya rasa memiliki yang kuat dan bisa bersatu.

Jujun pun menambahkan siapapun perangkat atau pengurus FSPMI yang terbukti telah melacurkan diri pada saat menangani kasus beliau menyatakan dengan tegas akan di pecat kemudian apabila ada perangkat atau anggota yang di sengaja maupun tidak di sengaja melakukan kesalahan jangan segan segan untuk saling menegur.

Jujun berharap semua PUK terbuka dalam segala hal jangan sampai ada yang di tutup tutupi apalagi terkait keanggotaan ini sangat penting karena untuk kemajuan bersama dan ketika saya dan perangkat yang lain berkunjung ke PUK PUK dengan tujuan untuk menjalin komunikasi yang baik.

Selanjutnya Yayan Mulyana pangkoorda GMBR memimpin rapat teknis aksi yang di rencanakan akan di gelar bersama SP/SB Cimahi pada hari Selasa 9 Oktober 2018 .Kemudian aksi di KBB pada hari Rabu 10 Oktober 2018.

(Kadry Supriatna)

Pos terkait