46 Pekerja PT. Waringin Jaya Stell Batal di PHK, Aksi Unjuk Rasa Urung Dilakukan

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Berawal dari membentuk Serikat Pekerja SPL FSPMI di PT. Waringin Jaya Steel Indonesia tempatnya bekerja, para pekerja di PHK dengan alasan berkurangnya produksi perusahaan.

Sudah beberapa kali dilakukan perundingan, tapi dalam perundingan yang dilakukan selaku gagal, tidak ada kata sepakat sehingga PUK SPL FSPMI PT. Waringin Jaya Steel Indonesia akan melakukan mogok kerja dan unjuk rasa yang direncanakan pada tanggal 10 – 12 Agustus 2020.

Bacaan Lainnya

Difasilitasi AKBP Yuli Haryudo, Kasat Intel Polres Metro Bekasi Kabupaten, Pimpinan Cabang SPL FSPMI Bekasi diantaranya Sarino, SH, MH, Supriyatno (Pangkorda Garda Metal Bekasi), Heri,SH dan Hendra, SH melakukan perundingan dengan owner perusahaan Hongky dan Wiliam di RM. Mang Engking, Jababeka pada Minggu (9/8/2020).

Dalam perundingan diperoleh kesepakatan seluruh pekerja yang di PHK (46 orang) dipekerjakan kembali mulai hari Senin, 10 Agustus 2020. Berkaitan dengan kesepakatan tersebut maka mogok kerja dan unjuk rasa dibatalkan.

Owner PT. Waringin Jaya Steel Indonesia, Hongky mengakui adanya miskomunikasi selama ini karena ia tidak tahu adanya permasalahan ini.

Perusahaan bersepakat menerima kembali bekerja pekerja yang di PHK sepihak dan akan membangun komunikasi yang lebih intens lagi dengan pengurus PUK SPL FSPMI PT. Waringin Jaya Steel Indonesia maupun dengan pengurus PC SPL FSPMI Bekasi.

Ketua PC SPL FSPMI Bekasi Sarino, SH, MH berpesan kepada seluruh anggota PUK SPL FSPMI PT. Waringin Jaya Steel Indonesia jangan jumawa karena hasil perjuangan ini. “Tunjukkan pada pengusaha dengan bekerja lebih baik untuk kemajuan perusahaan dan kesejahteraan anggota,” tegasnya.

Begitu juga Dedy selaku ketua PUK SPL FSPMI PT. Waringin Jaya Steel Indonesia juga menyampaikan agar anggota tetap satu komando dan mengajak kepada anggotanya bahwa sebagai warga asli Bekasi sekitar perusahaan agar bisa menunjukan kepada pengusaha bahwa pribumi bisa bekerja dengan baik lagi, bukan image yang selama ini menunjukan bahwa orang pribumi tidak becus dan malas dalam bekerja.

Penulis : Yanto
Foto : Hendra

Pos terkait