Tanggerang, KPonline – Komitmen terhadap keselamatan dan pelayanan prima menjadi prioritas utama PUK SPAMK-FSPMI PT. FCC Indonesia, hal ini dibuktikan dengan mengirimkan perwakilan pengurusnya untuk mengikuti program pelatihan khusus sebagai Pengemudi Ambulan (Driver). Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari manajemen PT. FCC Indonesia yang memfasilitasi pelatihan guna meningkatkan kompetensi sumber daya pekerja dan manusia.
Opik Taufik selaku Pengurus mewakilan dari PUK SPAMK-FSPMI PT. FCC Indonesia, menjadi salah satu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan berlangsung selama 2 hari dari Senin & Selasa, 4 – 5 Mei 2026, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Kabupaten Tanggerang bertempat di Jl. Pahlawan No. 50, RT:02/RW:13, Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kabupaten Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali berbagai ilmu teknis dan strategi mengemudi yang aman. Materi disampaikan langsung oleh Nur Hidayat, Tama, dan Saeful dari Tim Darurat 188 Jakarta.
Bagi Opik, kesempatan mengikuti training ini memberikan pengalaman dan kesan yang sangat positif. Ia menekankan poin penting yang menjadi kunci utama dalam mengemudikan ambulan.”Sangat penting untuk Pengemudi ambulan, Berdasarkan sesuai aturan Unit Ambulance adalah kendaraan prioritas di jalan, tapi tetap harus mengutamakan keselamatan untuk pengguna jalan yang lain,” ucap Opik mengutip pesan dari para trainer. Pemahaman ini menjadi langkah positif yang sangat krusial. Seorang Pengemudi Ambulan dituntut untuk mampu menguasai berbagai kondisi medan jalan dengan cepat namun tetap tenang dan terukur. Kemampuan ini tidak hanya bertujuan mempercepat penanganan medis, tetapi juga memastikan keselamatan pasien di dalam kabin serta keselamatan seluruh pengguna jalan lainnya.
Dengan bekal ilmu dan sikap disiplin ini, diharapkan para Pengemudi Ambulan PUK SPAMK-FSPMI PT. FCC Indonesia dapat menjalankan tugasnya dengan profesional, responsif, dan penuh tanggung jawab.
INFOKOM FCC