Zero Stunting KBB, Kapolres Cimahi Adakan Penyuluhan dan Bantuan Sembako

Zero Stunting KBB, Kapolres Cimahi Adakan Penyuluhan dan Bantuan Sembako

Cimahi, KPonline – Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR dan Kapolsek Batujajar Kompol Heru Rustiono mengunjungi Desa Pangauban Batujajar Kabupaten Bandung Barat dan memberikan sumbangan sembako yang mengandung Gizi yang baik, kepada masyarakat Pangauban yang mempunyai gejala Stunting. Jum’at (10/03/2023)

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya dan harus menjadi perhatian dan diwaspadai. Kondisi ini dapat menandakan bahwa nutrisi anak tidak terpenuhi dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Jika dibiarkan tanpa penanganan, Stunting bisa menimbulkan dampak jangka panjang kepada anak. Anak tidak hanya mengalami hambatan pertumbuhan fisik, tapi nutrisi yang tidak mencukupi juga memengaruhi kekuatan daya tahan tubuh hingga perkembangan otak anak.” menurut dr. Uni dari Polres Cimahi.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Balita pendek (stunted) dan sangat penting (severety stunted) adalah balita dengan panjang badan (PB/U) dan tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar baku WHO-MGRS tahun 2006.

Perangkat Desa Pangauban yang diwakili oleh Sekretaris Desa Ating Nugraha menyebutkan, “Ada 30 warga Desa Pangauban yang mempunyai gejala Stunting. Dan ini menjadi tanggung jawab dan pengawasan khusus bagi pengurus Desa, salah satu program yang di galakan melalui Posyandu, yang dilakukan kader Desa Pangauban”. katanya.

Kapolres Cimahi dan Kapolsek Batujajar memberikan sembako secara langsung (Door to door) ke rumah warga Pangauban dan selebihnya di bagikan di halaman Masjid Rahadatul Ummah di Perumahan Pangauban Silih Asih Batujajar kepada 30 anak gejala Stunting. Kapolres memberikan semangat, motivasi dan arahan, agar senantiasa warga Pangauban khususnya mengkonsumsi asupan makan yang bergizi dan rutin datang ke Posyandu.” imbuhnya.