Lembang, KPonline-Semangat kebersamaan dan kekompakan menjadi pesan utama dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Lembang pada 16–17 September 2026.
Pesan tersebut tergambar kuat dalam spanduk kegiatan yang terpampang di lokasi. Mengusung tema berbahasa Sunda, “Tong leumpang sorangan, hayu urang tarung babarengan, rampak siga macan, ngahiji sangkan sakti”, kegiatan ini menekankan pentingnya persatuan dan perjuangan bersama.
Jika dimaknai secara bebas, ungkapan tersebut mengajak untuk tidak berjalan sendiri, melainkan menghadapi tantangan bersama, kompak dan bersatu agar semakin kuat.
Rakerwil menjadi momentum bagi jajaran DPW FSPMI Jawa Barat untuk melakukan evaluasi sekaligus membahas agenda organisasi ke depan. Forum semacam ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat koordinasi antarelemen organisasi dalam menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan di Jawa Barat.
Nuansa kebersamaan juga terlihat dari penggunaan simbol dan warna organisasi pada spanduk kegiatan. Identitas FSPMI dan KSPI tampil berdampingan, mempertegas pesan konsolidasi dan persatuan gerakan pekerja.
Dengan mengusung tema “ngahiji sangkan sakti” atau bersatu agar kuat, Rakerwil DPW FSPMI Jawa Barat di Lembang diharapkan menjadi ruang untuk merumuskan langkah organisasi sekaligus mempererat solidaritas para pekerja di Jawa Barat.
Dan “Tong leumpang sorangan” — jangan berjalan sendiri. Pesan sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa kekuatan organisasi dibangun melalui kebersamaan, kekompakan, dan perjuangan yang dilakukan secara kolektif.



