UMK Naik 9.17 Persen Apindo Deliserdang Meradang

UMK Naik 9.17 Persen Apindo Deliserdang Meradang

Deliserdang,KPonline – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Deliserdang tidak bersedia menandatangani berita acara hasil kesepakatan penentuan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Deliserdang tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) Deliserdang.
Hal ini dikatakan oleh anggota Depeda Deliserdang, Zulfadly Selasa, (28/11/2017).

“Kita rapatnya itu hari Kamis lalu, itulah Apindo gak mau teken (tandatangani) berita acaranya. Mereka keberatan besaran yang kita sepakati diatas PP 78 tahun 2015,”kata Zulfadly. Ia menyebut kalau kenaikan besaran UMK yang diusulkan dan dikirimkan ke Bupati untuk selanjutnya direkomendasikan ke Gubernur sebesar 9,17 persen.

Bacaan Lainnya

Disebut berdasarkan PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan besaran usulan kenaikan UMK sebesar 8,71 persen.

Ketua Apindo Deliserdang, HM Yunan Sirhan mengakui kalau pihaknya tidak ada menandatangani berita acara penentuan besaran UMK yang dibahas bersama Depeda.
Ia berharap agar Gubernur Sumatera Utara, T Erry Nuradi yang mempunyai hak untuk melakukan penetapan bisa patuh terhadap PP 78 tahun 2015.

” Ya kalau Bupatikan hanya merekomendasikan ke Gubernur. Kita berharap Gubernur bisa sesuai PP 78 lah nanti menetapkannya. PP 78 itukan dari Pemerintah ya Pemerintah harus ikuti itulah. Sesuai ketentuan penetapan UMK kan harus sesuai PP 78, “kata HM Yunan.

Sementara Ketua Konsulat Cabang (KC) FSPMI Deliserdang Rianto Sinaga, mengatakan meski rekomendasi tahun ini lebih kecil dari tahun kemarin, paling tidak ini adalah buah dari perjuangan Buruh Deli Serdang yang terus mengawal penetapan UMK

“Walaupun rekomendasi tahun ini lebih kecil dari tahun kemarin, paling tidak ini adalah buah dari perjuangan Buruh Deli Serdang yang terus mengawal penetapan UMK tersebut” Ungkapnya (28/11/17)

“Kita hanya tinggal menunggu keputusan bupati, agar sedia juga merekomendasikan hal tersebut, dan mungkin juga menambahkan kenaikannya” ucap Naga begitu selesai menghadiri rapat Penetapan UMK 24 November 2017 kemarin.

Walaupun dengan perundingan yang alot, tetapi hal ini juga tak luput dari komitmen DEPEDA yang semakin peduli terhadap kelangsungan hidup para Buruh.