Jakarta, KPknline-Kegiatan Training Trainer Module (TTM 1) Batch 2 sebagai tindak lanjut Pelatihan Modul 1 kembali dilaksanakan di Aula Housing 1, PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembentukan calon trainer yang memiliki kemampuan dalam menyampaikan materi pendidikan ketenagakerjaan kepada para pekerja dan anggota serikat pekerja.
Pada kesempatan tersebut, Rizky Pradeta dari FSP ISSI mendapat kepercayaan untuk melaksanakan praktik mengajar (Teaching Practice) dengan mengangkat tema “Kebebasan Berserikat”.
Materi ini merupakan salah satu pokok penting dalam Pendidikan Dasar Ketenagakerjaan yang menekankan hak setiap pekerja untuk membentuk, bergabung, dan menjalankan kegiatan serikat pekerja secara bebas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam pemaparannya, Rizky menjelaskan bahwa kebebasan berserikat merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan industrial yang sehat, adil, dan berkeadilan. Menurutnya, pekerja yang memahami hak-haknya akan lebih mampu berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis melalui organisasi serikat pekerja yang kuat dan bertanggung jawab.
Penyampaian materi berlangsung dengan suasana yang interaktif. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, aktif mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam menjalankan aktivitas organisasi di tempat kerja masing-masing.
Melalui praktik mengajar tersebut, Rizky tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga memberikan contoh-contoh yang relevan dengan kondisi hubungan industrial saat ini. Pendekatan tersebut membuat peserta lebih mudah memahami pentingnya kebebasan berserikat sebagai bagian dari hak dasar pekerja.
Usai memberikan materi, Rizky Pradeta menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat menerima dan memahami materi yang telah disampaikan. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan organisasi serta dibagikan kepada rekan-rekan pekerja lainnya.
Kegiatan TTM 1 Batch 2 ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mencetak kader-kader trainer yang mampu menjadi fasilitator pendidikan ketenagakerjaan di lingkungan serikat pekerja. Dengan bekal kemampuan mengajar yang baik, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan organisasi di masa mendatang.
Melalui pelaksanaan Training Trainer Module (TTM 1) Batch 2, diharapkan semakin banyak kader serikat pekerja yang memiliki kompetensi sebagai pendidik, sehingga semangat kebebasan berserikat, perlindungan hak-hak pekerja, dan penguatan organisasi dapat terus berkembang demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis, demokratis, dan berkeadilan.