Jakarta, KPonline – Tim organizing Morowali melakukan koordinasi dengan tim organizing DPP FSPMI melalui zoom meeting pada Senin, 13 Juli 2026. Koordinasi ini digelar untuk mengevaluasi capaian, membahas kendala lapangan, serta menyusun strategi penguatan basis FSPMI di kawasan industri Morowali.
Zoom meeting dihadiri Vice Presiden Bidang Organisasi DPP FSPMI Nuryasin, S.H., bersama Panji Sutisna dan Yanto. Sementara dari tim organizing Morowali hadir Murtarto, M. Ali Fata, Haryanto, dan Ramadhan Lationo.
Dalam pertemuan daring tersebut, DPP FSPMI memberikan arahan langsung terkait percepatan konsolidasi dan rekrutmen anggota baru di Morowali yang merupakan salah satu kawasan industri strategis.
Dalam diskusi kali ini diingatkan kembali peran media dalam menyampaikan informasi terkait FSPMI sehingga FSPMI dapat dikenal lebih luas oleh buruh di Morowali.
Nuryasin, S.H. menekankan bahwa publikasi kegiatan, advokasi, dan kemenangan kasus menjadi alat penting untuk membangun kepercayaan buruh terhadap serikat.
“Media adalah corong perjuangan. Kalau kerja-kerja FSPMI tidak dipublikasikan, buruh tidak tahu kita berjuang untuk siapa,” ujarnya.
Selanjutnya dibahas kendala dan capaian yang dipantau sangat lambat. Tim Morowali menyampaikan beberapa hambatan di lapangan, mulai dari luasnya wilayah, jam kerja buruh yang padat, hingga masih kurang pedulinya buruh terhadap serikat pekerja
Menanggapi hal itu, Nuryasin berharap pengurus FSPMI Morowali terus meningkatkan semangat dalam rekruitmen dan tidak patah arang. Ia menegaskan target besar FSPMI.
“Morowali harus menjadi basis FSPMI terbesar di Indonesia. Potensinya sangat besar. Tinggal bagaimana kita konsisten turun ke pabrik dan merebut hati kawan-kawan buruh,” tegasnya.
Hasil rapat menyepakati beberapa langkah tindak lanjut, intensifikasi kunjungan ke mess dan komunitas buruh, pelatihan juru bicara PUK, serta pembuatan konten media secara rutin tentang aktivitas FSPMI Morowali.
Tim organizing Morowali menyatakan komitmen untuk menjalankan instruksi DPP dan menargetkan peningkatan jumlah anggota signifikan dalam 3 bulan ke depan. (Yanto)