Tiga Tahun Mengabdikan Diri Bantu Masyarakat, Inilah Cerita Jamkeswatch Batam

Batam,KPonline -Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia yang dikenal dengan KSPI yang juga mempunyai sayab organisasinya di bidang sosial yaitu Jamkeswatch yang di beberapa daerah termasuk juga Kota Batam Kepulauan Riau .

Rahmat Dalimunthe yang akrab dipanggil Munthe adalah salah satu relawan Jamkeswatch kota Batam sekaligus Koodinator Daerah Jamkeswatch Kota Batam .

Pada perbincangan dengan kontributor KPonline Batam, Munthe mengutip pernyataan Yoni Mulyo Widodo yang sebagai pimpinan daerah KSPI yang menyampaikan kepada beberapa pengurus Garda Metal bahwa KSPI akan ada program dan membentuk suatu wadah yang berfungsi untuk mengawal Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ,dari hasil pertemuan tersebut langsung ditunjuk beberapa pengurus yakni Rahmat Dalimunthe sebagai Koordinator Daerah , Sekretaris Joni Chen dan beberapa relawan ada Ramon Yapet ,Eksan Hartanto dan beberapa yang lainnya yang mayoritas adalah anggota Garda Metal Kota Batam. Baru pada bulan Juli 2015 Relawan Jamkeswatch resmi dilantik dan di SK kan oleh Iswan Abdulah sebagai Direktur Utama Jamkeswatch Pusat .

Munthe juga menceritakan hal- hal yang berkaitan dengan Jamkeswatch baik suka duka hambatan serta hal-hal sulit yang ditemui dalam mengadvokasi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam hal prosedur dan pelayanan kesehatan.

“Banyak suka duka yang dialami oleh relawan Jamkeswatch mulai dari masyarakat langsung sampai harus berusaha audiensi dengan Pemerintah Daerah, Dinas Sosial , Dinas Kesehatan , BPJS sampai ke BPS” Tuturnya

“Dalam mengadvokasi pasien Relawan Jamkeswatch pertama mengadvokasi pasien anak Sinta waktu itu, segala kemampuan dan usaha telah kami lakukan, tetapi Allah SWT berkehendak lain, anak Sinta tidak bisa di selamatkan dan itu adalah pengalaman pertama dan pahit serta itu membuat kami relawan sangat terpukul ” Ungkapnya dengan wajah sedih

 

Seiring berjalannya waktu yang sudah lebih 3 tahun, Rahmat Munthe menyampaikan “Tentu ada capai-capaian tentu juga ada kekurangan, capaian yang nyata adalah di antaranya sudah tidak terhitung masyarakat yang di advokasi oleh Jamkeswatch Batam baik terkendala dalam pelayanan kesehatan, pelayanan BPJS malah sampai kadang masalah yang sifatnya pribadi pasien pun dibantu sampai ada salah satu pasien yang rumah nya tidak layak, mereka Relawan Jamkeswatch berinisiatif untuk membedah rumah mereka agar layak untuk ditempati”

“Salah satu kendala yang juga dihadapi oleh Relawan adalah terkait pengadaan ambulance walaupun saat ini sudah ada ambulance hasil patungan relawan dan beberapa orang bersimpati dan menyumbang untuk pengadaan ambulance walaupun itu ambulance sering batuk-batuk” Imbuh Rahmat sambil tertawa kecil.

Dan disaat wawancara dilakukan, Rahmat juga menyampaikan bahwa secara keseluruhan hubungan secara birokrasi sudah baik dengan Instansi terkait baik itu Pemda ,Dinas Sosial, Dinas kesehatan dan khususnya BPJS sendiri. Menurutnya saat ini Relawan Jamkeswatch ada sekitar 20 orang yang mayoritas adalah anggota Garda Metal FSPMI

Mengenani peran keluarga Relawan khususnya Rahmat Munthe menuturkan ” Keluarga mana yang mau waktunya dibagi untuk kepentingan di luar kepentingan keluarga , tetapi seiring waktu saya terus memberi penjelasan, pemahaman kepada keluarga khususnya Istri bahwa apa yang dilakukan ini semata adalah ibadah untuk membantu sesama ,serta bagaimana masyarakat yang tidak mampu bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan layak karena Sehat adalah Hak Rakyat ” tutup Rahmat.

Sementara salah satu Relawan Jamkeswatch Wandi yang merupakan salah satu anggota PUK FSPMI PT. Epcos Batam menceritakan juga bahwa Rahmat sebagai Koordinator Daerah Jamkeswatch Kota Batam bahwa adalah figur panutan serta guru mereka di Jamkeswatch Kota Batam.

“Rahmat adalah sosok yang loyal, militan dan tak kenal lelah dalam mengadvokadsi masyarakat yang menemui masalah dalam hal pelayanan kesehatan ” .

Wandi berharap sosok Rahmat mau kembali menjadi Korda Jamkeswatch kota Batam yang dalam waktu dekat Jamkeswatch Batam akan mengadakan Musda jamkeswatch. Dalam kesempatan ini Wandi juga menyampaikan pesan untuk Jamkeswatch Pusat agar mengadakan semacam Jambore atau Konsolidasi secara Nasional mewakili seluruh wilayah atau daerah yang ada Relawan Jamkeswatchnya.

Terakhir Rahmat menyampaikan bahwa Sehat adalah Hak Rakyat oleh karena itu masyarakat Batam perlu tambahan relawan Jamkeswatch serta berharap terus support dari KSPI khususnya FSPMI baik di daerah serta Pusat ,dan harapan nya Jamkeswatch pusat bisa merelesaisikan pengadaan Ambulance yang layak untuk membantu operasional Relawan Jamkeswatch .

(Gusril Alizar)