Tiba di Lombok, Relawan Kemanusiaan FSPMI Batam Segera Petakan Bantuan

  • Whatsapp

Lombok,KPonline – Tim Relawan Kemanusiaan FSPMI Batam yang berangkat dari bandara Hang Nadim Batam, akhirnya tiba di Lombok NTB setelah menempuh perjalanan hampir 6 jam. Tim relawan selanjutnya meneruskan perjalanan menuju Lombok Tengah yang dipimpin langsung oleh Mochamat Mustofa.

Sepanjang perjalanan puing puing bekas bangunan yang roboh berserakan dan belum ada tanda tanda akan di perbaiki. Sejumlah warga nampak memilih bermalam di bawah tenda tenda yang di dirikan di tanah terbuka.

Bacaan Lainnya

Aliran listrik belum sepenuhnya pulih, di sejumlah wilayah masih gelap gulita. Setibanya di lokasi terdampak bencana mereka di sambut oleh warga dan tokoh masyarakat Lombok Tengah. Haji Hariyono yang merupakan salah satu tokoh masyarakat Lombok Tengah yang menenui tim relawan nampak sangat senang akan kedatangan kami. Ia juga mengapresiasi kedatangan tim relawan FSPMI Batam ini.

Sejumlah warga yang bersama kami juga banyak bercerita tentang gempa yang terus menerus mengguncang wilayah mereka.

Takut gempa susulan,sejumlah warga masih memilih bermalam di tenda

“Barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang”. Ungkap salah seorang warga pada tim relawan FSPMI Batam.

“Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah, masyarakat histeris karena merasakan guncangan gempa yang lebih keras dibandingkan sebelumnya,” sambungnya

“Listrik juga padam begitu gempa awal berkekuatan 7,0 terjadi kemarin”

“Situasi masih kalut semua,” Tutupnya

Sekitar pukul 22:00 wib. Tim relawan dan warga juga tokoh masyarakat Lombok Tengah, melakukan rapat koordinasi untuk melakukan pemetaan, pengadaan barang yang dibutuhkan oleh korban gempa saat ini dan juga teknis pendistribusian bantuan.

Adapun rencana daerah yang akan didistribusikan bantuan antara lain Lombok Timur,Lombok barat,Lombok Tengah dan juga Lombok Utara.

Mochamat Mustofa, Ketua Tim Relawan Kemanusiaan FSPMI Batam

Di rencanakan Tim Relawan Kemanusiaan FSPMI Batam juga akan mengunjungi sejumlah titik terdampak gempa di antaranya Lombok tengah, Lombok Barat dan Lombok Timur. Gempa kuat yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat menyebabkan korban yang tidak sedikit. Menurut BNPB, jumlah korban jiwa mencapai 515 orang dan korban luka-luka 7.145 orang. Sementara jumlah pengungsi mencapai 431.416 orang. Rumah rusak mencapai 73.843 unit dan 798 fasilitias umum dan sosial mengalami kerusakan. BNPB memperkirakan kerugian akibat gempa di Lombok mencapai Rp 7,7 triliun.(Roy)

Pos terkait