Tak Ada Petugas Atur Lalu Lintas, Melewati Jalan Raya Cikarang – Cibarusah Dihimbau Hati-Hati

Bekasi, KPonline – Hati-hati melintas di jalan raya Cikarang – Cibarusah, tepatnya ruas depan RS. Amanda, kondisi jalan yang tergenang air berlubang dan licin dampak pembangunan peningkatan jalan raya Cikarang – Cibarusah yang merupakan jalan provinsi.

Kepada koran perdjoeangan, Jumat (23/9/2022) salah satu warga Cikarang Selatan, sebut saja Rahmat Yusuf mengatakan saat melintas dirinya mengaku perlu ekstra kehati-hatian dan perlu skill khusus melintasi genangan air.

“Bagi warga Cikarang Selatan yang melintas jalan raya Cikarang – Cibarusah agar berhati-hati banyak pengendara yang jatuh terpeleset saat melintas, karena genangan air yang cukup dalam di area kandang roda,” kata dia.

Dari penelusuran koran perdjoeangan memang pembangunan peningkatan jalan raya Cikarang – Cibarusah memang sudah diresmikan pada Kamis (26/5/2022) oleh pj.Bupati Bekasi, Dani Ramdan.

Dalam keterangannya waktu itu, ia menjelaskan bahwa pengerjaan peningkatan jalan membutuhkan waktu kurang lebih 220 hari atau sekitar 7 bulan, namun hingga kini kurang lebih sudah 4 bulan pengerjaan masih belum kelihatan progresnya.

“Ini sudah 4 bulan pengerjaan jalan tersebut namun belum nampak progres yang signifikan, sehingga menimbulkan kemacetan saat pagi dan sore hari,” kata Rahmat Yusuf.

Lebih memprihatinkannya lagi, tidak ada petugas yang mengatur lalu lintas di ruas jalan tersebut padahal kemacetan terjadi setiap hari terutama pagi dan sore saat jam berangkat dan pulang kerja. (Yanto)