Subang, KPonline – Serikat Pekerja Aneka Industri Kimia (SPAMK) FSPMI menggelar kegiatan character building selama dua hari di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas kepemimpinan, karakter, serta soliditas para pengurus di tingkat direktorat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum SPAMK FSPMI, Khoirul Bakri. Character building tidak ditempatkan sekadar sebagai kegiatan pembinaan, tetapi menjadi proses untuk memperkuat nilai moral, etika, tanggung jawab, integritas, serta kepedulian pengurus terhadap anggota.
Dalam organisasi serikat pekerja, karakter pengurus merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun kekuatan organisasi. Kepemimpinan tidak cukup hanya ditopang kemampuan administratif dan organisatoris, tetapi juga harus mampu menghadirkan keteladanan, bertanggung jawab atas setiap keputusan, serta hadir bersama anggota ketika menghadapi persoalan.
Melalui kegiatan tersebut, SPAMK FSPMI mendorong terbentuknya pengurus yang memiliki akhlak dan etika, disiplin, mental yang tangguh, rasa tanggung jawab, empati, serta integritas. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai materi pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kerja-kerja organisasi sehari-hari.
Dalam proses penguatan karakter, terdapat lima nilai dasar yang menjadi perhatian penting, yaitu kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, disiplin, dan gotong royong.
Kelima nilai tersebut menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang kuat sekaligus mampu memberikan pelayanan, pendampingan, dan perlindungan yang nyata kepada anggota.
Kejujuran menjadi dasar dalam menjalankan amanah organisasi. Tanggung jawab menjadi sikap yang harus dimiliki setiap pengurus dalam menjalankan tugas. Kepedulian memastikan organisasi tetap dekat dengan persoalan anggota. Disiplin menjadi kunci dalam menjalankan keputusan dan program organisasi, sedangkan gotong royong menjadi kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama.
Kegiatan di Ciater juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, kerja sama, serta menyatukan visi dan langkah antarpengurus. Dengan karakter kepemimpinan yang kuat dan soliditas yang semakin terjaga, SPAMK FSPMI diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan hubungan industrial dan terus memperjuangkan kepentingan pekerja secara konsisten.
Character building pada akhirnya bukan sekadar membentuk pengurus yang pandai berbicara, tetapi membangun pribadi-pribadi yang mampu dipercaya, bertanggung jawab, memiliki integritas, dan berani berdiri bersama anggota ketika perjuangan membutuhkan keberanian.
Bagi SPAMK FSPMI, penguatan karakter merupakan investasi jangka panjang organisasi. Sebab, perjuangan buruh tidak hanya membutuhkan organisasi yang kuat secara struktur, tetapi juga membutuhkan pemimpin yang kokoh dalam nilai, kuat dalam karakter, solid dalam perjuangan, dan konsisten dalam membela kepentingan anggota.



