Bojonegoro, KPonline – Sabtu 23 Mei 2026, PUK SPLP FSPMI PT Pakarti Riken Indonesia (PT PARIN) melaksanakan ziarah ke makam pahlawan buruh Chamim Tohari pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi agenda penutup dari seluruh rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional Mayday 2026.
Kegiatan ziarah diikuti oleh 72 anggota serta perwakilan dari PUK SPLP FSPMI lainnya di Kabupaten Sidoarjo.
Ketua PUK SPLP FSPMI PT PARIN, Narwoko, menyampaikan bahwa ziarah ini bertujuan untuk menyambung tali silaturahmi dengan keluarga almarhum Chamim Tohari sekaligus menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan beliau bagi kaum buruh di Jawa Timur.
Pengurus Pimpinan Pusat SPLP FSPMI, Heri Novianto, yang turut hadir memberikan apresiasi. Ia menyatakan bahwa kegiatan yang diinisiasi PUK SPLP FSPMI PT PARIN ini dapat dijadikan contoh bagi PUK dan perangkat FSPMI lainnya di tingkat nasional dalam menghormati jasa para pendiri organisasi.
Para peserta ziarah pun mengungkapkan perasaannya, diantaranya:
“Bahwa kebaikan dan perjuangan almarhum tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota hingga saat ini” tutur anggota yang akrab dipanggil Abah Wagiono.
Rika Wahyuni mengungkapkan rasa harunya. Sebagai peserta yang baru pertama kali mengikuti ziarah ini, ia mengaku bahwa dia mersakan langsung hasil perjuangan almarhum, salah satunya dalam penghapusan sistem kerja outsourcing di PT Parin. Ia turut mendoakan agar almarhum mendapat nikmat kubur dan keluarga yang ditinggalkan diberi kebahagiaan.
Cukup Wijoko, mantan anggota PUK SPLP FSPMI PT Parin yang telah memasuki masa pensiun, juga hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan akan selalu meluangkan waktu untuk berziarah karena merasakan kebahagiaan dan ketenangan saat bersama-sama mengenang jasa almarhum.
Kegiatan ziarah ditutup dengan doa bersama untuk almarhum Chamim Tohari dan para pejuang buruh lainnya.



