Serikat Pekerja Indocement Tunggal Prakarsa Dukung YDPA

  • Whatsapp

Bogor, KPonline – “Dari pihak Serikat Pekerja Indocement Tunggal Prakarsa, melalui H. Badawi selaku Ketua Bidang Sosial SP ITP telah menyampaikan, meminta data terkait anak-anak yatim dan piatu yang dibina oleh Yayasan Dua Puluh April. Dimulai dari anak-anak yatim dan piatu yang bersekolah di jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidayah (SD/MI) hingga Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/Mts),” tutur Dadan Albanna, Ketua Yayasan Dua Puluh April ketika ditemui koranperdjoeangan.com .

“Dan alhamdulillah, mulai hari ini Rabu 10 Maret 2021, donasi berikut dana pembinaan untuk anak-anak yatim dan piatu tersebut sudah mulai dicairkan. Dan SP ITP sudah bersedia akan secara kontinyu akan memberikan donasi dan dana pembinaan tersebut setiap semester, atau setiap 6 (enam) bulan sekali,” lanjut Dadan.

Bacaan Lainnya

Dan untuk mengontrol kegiatan anak-anak yatim dan piatu tersebut, seluruh anak-anak yatim dan piatu yang dibina Yayasan Dua Puluh April diberikan buku tugas belajar agama. Tugas-tugas yang nantinya diberikan dalam bentuk buku tersebut, harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh, diisi dan wajib di tanda tangani oleh guru ngaji mereka masing-masing.

Pada 10 Maret 2021, bertempat di Sekretariat SP Indocement Tunggal Prakarsa, SP ITP telah memberikan donasi berikut dana pembinaan bagi anak-anak yatim dan piatu yang dibina oleh Yayasan Dua Puluh April. Pengurus SP ITP, yang pada saat penyerahan donasi, diwakili oleh Ronida dan Badawi, sangat menyambut baik, setiap kegiatan sosial, baik yang dilakukan oleh masyarakat, terlebih-lebih kegiatan sosial yang dilakukan oleh serikat pekerja atau serikat buruh.

“Berdirinya Yayasan Dua Puluh April, merupakan suatu hal luar biasa, yang dilakukan oleh kaum buruh. Dan apa yang telah dilakukan oleh Yayasan Dua Puluh April merupakan sebuah langkah baik, yang telah dilakukan oleh sebuah yayasan yang dibentuk dan digerakkan oleh kaum buruh dan para aktivis buruh,” ungkap Ronida, Ketua SP ITP, ketika dihubungi koranperdjoeangan.com .

“Dengan situasi dan kondisi di saat seperti ini, program Yayasan Dua Puluh April sangat membantu sekali, terutama bagi kawan-kawan buruh yang terkena PHK. Dan juga sangat membantu, bagi anak-anak yatim dan piatu dalam mencapai cita-cita mereka,” lanjutnya.

 

“Kebetulan, program yang kita lakukan juga sama. Di SP ITP, program sosial tersebut kami berikan nama SP ITP Peduli. Yaitu program beasiswa dan santunan bagi karyawan-karyawati dilingkungan PT. Indocement Tunggal Prakarsa, dan juga bagi anak-anak yatim dan piatu yang ada disekitar lingkungan pabrik,” pungkas Ronida.

Ada sekitar 101 anak-anak yatim dan piatu yang dibina oleh SP ITP Peduli, yang secara kontinyu diberikan santunan setiap bulannya. Bahkan, ada anak-anak dari aktivis buruh yang telah diberikan santunan dan beasiswa hingga 1 tahun kedepan. (RDW)

Pos terkait