Serikat Pekerja FSPMI PT Haleyora Powerindo Siapkan Ratusan Dokumen Jelang Mediasi Ketiga

Serikat Pekerja FSPMI PT Haleyora Powerindo Siapkan Ratusan Dokumen Jelang Mediasi Ketiga

Jakarta, KPonline–Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Elektronik Elektrik (SPEE) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Haleyora Powerindo terus mematangkan persiapan menghadapi mediasi ketiga dengan manajemen PT Haleyora Powerindo yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Persiapan tersebut dilakukan dengan menghimpun, mengkaji, dan menyusun ratusan dokumen serta berbagai bukti (eviden) yang berkaitan dengan tuntutan hak normatif para pekerja.

Selama beberapa hari terakhir, tim PUK bersama jajaran pengurus bekerja secara intensif menyiapkan dokumen dalam bentuk cetak maupun digital. Jumlah berkas yang sangat banyak bahkan tidak lagi cukup dimuat dalam satu kontainer box sehingga harus ditambah dengan box penyimpanan lainnya. Seluruh dokumen pendukung beserta softcopy eviden juga telah dikirimkan kepada Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Barat melalui surat elektronik dan WhatsApp sebagai bagian dari kelengkapan proses mediasi.

Ketua PUK SPEE FSPMI PT Haleyora Powerindo menegaskan bahwa proses panjang dan melelahkan tersebut tidak akan menyurutkan langkah organisasi dalam memperjuangkan hak-hak normatif anggotanya. Menurutnya, pemenuhan hak pekerja merupakan kewajiban perusahaan yang semestinya diberikan tanpa harus diperjuangkan melalui proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

“Kami terus berjuang demi memastikan hak normatif anggota terpenuhi. Perjuangan ini bukan hanya untuk pekerja, tetapi juga demi kesejahteraan keluarga mereka. Hak-hak tersebut adalah kewajiban perusahaan yang seharusnya dipenuhi tanpa harus diminta,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dukungan dari PP SPEE FSPMI menjadi suntikan moral yang semakin memperkuat semangat perjuangan para anggota dalam menghadapi proses mediasi.

“Semakin banyak dukungan yang kami terima, semakin kuat pula tekad kami. Ini menjadi energi baru bagi seluruh anggota untuk tetap konsisten memperjuangkan keadilan. Kami berkomitmen, ‘SPEE Konsisten Setia Bersama FSPMI’,” pungkasnya.

Mediasi ketiga mendatang diharapkan menjadi momentum penting bagi penyelesaian perselisihan secara adil dan transparan. FSPMI menegaskan akan terus mengawal proses tersebut hingga hak-hak normatif pekerja benar-benar dipenuhi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.