Bekasi, KPonline – Media Perdjoeangan FSPMI Bekasi resmi memulai proses trial shooting program podcast ORASI (Obrolan Pekerja Bekasi) pada Jumat, 18 September 2026. Podcast ini dipersiapkan sebagai ruang diskusi, edukasi, sekaligus hiburan bagi para pekerja dengan menghadirkan berbagai tema yang dekat dengan kehidupan buruh.
Kegiatan trial shooting ini dilakukan di Studio ORASI yang beralamat di Yapink Putra No.11 Tambun Selatan, Bekasi dengan suasana yang santai namun tetap sarat makna. Sejumlah tema menarik diangkat dalam sesi perdana ini, mulai dari pembahasan serius mengenai isu pengupahan, sejarah pergerakan buruh, regenerasi organisasi, hingga cerita-cerita ringan yang mengundang tawa.
Menurut Wiwik Aswanti, SH.,MH. Kabiro Media Perdjoengan Bekasi salah satu tema yang menjadi perhatian adalah pembahasan mengenai dinamika perjuangan upah dan pentingnya serikat pekerja dalam mengawal kesejahteraan buruh. Selain itu, dibahas pula sejarah perjalanan gerakan buruh di Bekasi sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai perjuangan kepada generasi pekerja muda.
Nuansa santai juga hadir melalui kisah-kisah inspiratif dan penuh kenangan, salah satunya cerita tentang perjalanan Bung Ocha bersama motornya yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas organisasi dan perjuangan di lapangan.

Podcast ORASI juga menghadirkan obrolan mengenai Garda Metal (GM), baik generasi lama maupun generasi baru, sebagai simbol pentingnya regenerasi dalam organisasi. Tak ketinggalan, pekerja muda turut menjadi topik pembahasan, terutama terkait tantangan, harapan, serta peran mereka dalam melanjutkan estafet perjuangan buruh di masa depan.
Hadirnya ORASI diharapkan menjadi media komunikasi alternatif yang mampu menyampaikan informasi organisasi dengan cara yang lebih segar, ringan, dan mudah diterima oleh para pekerja.
Dengan mengusung konsep “serius tapi santai”, ORASI tidak hanya menjadi ruang berbagi gagasan, tetapi juga menjadi wadah mempererat solidaritas antarburuh melalui cerita, pengalaman, dan semangat perjuangan yang dibalut dalam suasana kekeluargaan.
“Kadang perjuangan tidak hanya lahir dari mimbar orasi, tetapi juga dari obrolan sederhana yang mampu membuka wawasan dan menguatkan persaudaraan,” kata Sudibyo, sekretaris media Perdjoeangan FSPMI Bekasi.