Sekjen FSPMI Sabilar Rosyad: Garda Metal Harus Tetap Militan, Loyal, dan Menjadikan Perjuangan sebagai Jalan Ibadah

Sekjen FSPMI Sabilar Rosyad: Garda Metal Harus Tetap Militan, Loyal, dan Menjadikan Perjuangan sebagai Jalan Ibadah
Sabilar Rosyad, S.H selaku Sekjen DPP FSPMI hadir di Musda V Garda Metal FSPMI Kabupaten Karawang. Foto : Rizqi, Minggu (19/7/26).

Karawang, KPonline – Sekretaris Jenderal (Sekjen) FSPMI, Sabilar Rosyad, S.H., menegaskan bahwa Garda Metal merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga soliditas dan keberlangsungan organisasi FSPMI. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada Musyawarah Daerah (Musda) V Garda Metal FSPMI Kabupaten Karawang yang berlangsung di Aula Serba Guna Rest Area Masjid Al Ghammar, Jalan Interchange Karawang Barat, Minggu (19/7/2026).

Dalam sambutannya, Sabilar mengajak seluruh kader Garda Metal untuk senantiasa bersyukur atas terselenggaranya Musda V. Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan semangat perjuangan kaum buruh.

Bacaan Lainnya

“Mudah-mudahan Musda V ini menjadi simbol keberkahan bagi Garda Metal dan seluruh keluarga besar FSPMI. Kita patut bersyukur karena setiap kegiatan organisasi di Karawang selalu mendapatkan dukungan yang baik sehingga memberikan manfaat bagi perjuangan buruh, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujarnya.

Sabilar juga mengapresiasi hadirnya jajaran pengurus DPP FSPMI, Wakil Presiden FSPMI, KC FSPMI Karawang, serta unsur organisasi lainnya. Menurutnya, kehadiran tersebut menjadi bukti bahwa Garda Metal mendapat dukungan penuh dari organisasi karena mampu membangun komunikasi yang baik dan menempatkan diri secara tepat dalam setiap dinamika organisasi.

Ia menegaskan, Garda Metal memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga eksistensi organisasi. Bahkan, menurutnya, jika ingin belajar tentang sejarah perjuangan, loyalitas, dan militansi organisasi, maka Garda Metal adalah tempat yang tepat.

“Kalau ingin belajar sejarah perjuangan organisasi, belajarlah kepada Garda Metal. Kalau ingin belajar loyalitas dan militansi terhadap organisasi, belajarlah kepada Garda Metal. Garda Metal telah banyak membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam menjaga dan menyelamatkan organisasi,” tegasnya.

Sabilar mengungkapkan bahwa pada Kongres FSPMI terakhir, Garda Metal memainkan peran penting dalam menjaga persatuan organisasi dan menyatukan kembali berbagai dinamika internal yang terjadi.

“Menjadi pemimpin organisasi di masa penuh tantangan bukan perkara mudah. Banyak yang ingin menjadi pemimpin saat keadaan nyaman, tetapi tidak semua berani mengambil risiko ketika organisasi menghadapi ujian. Garda Metal telah menunjukkan keberanian itu demi kepentingan organisasi,” katanya.

Atas nama DPP FSPMI dan Presiden FSPMI, Sabilar menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Garda Metal yang dinilai selalu setia menjalankan setiap instruksi organisasi dengan penuh keikhlasan dan tanpa syarat.

Sekjen FSPMI Sabilar Rosyad, S.H saat berikan Sambutan di Musda V Garda Metal FSPMI Kabupaten Karawang. Foto : Rizqi, Minggu (19/7/26)

“Terima kasih kepada seluruh anggota Garda Metal yang selama ini tetap loyal, taat terhadap garis perjuangan organisasi, serta selalu menjalankan instruksi organisasi dengan penuh tanggung jawab,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan pesan moral kepada seluruh kader Garda Metal agar tidak hanya bangga menyandang status sebagai anggota, tetapi benar-benar menjadikan perjuangan sebagai bentuk pengabdian.

“Jangan hanya berniat menjadi anggota Garda Metal. Jadilah Garda Metal yang benar-benar berjuang. Menjadi anggota hanyalah status, sedangkan berjuang adalah bentuk pengabdian kepada organisasi, masyarakat, dan bangsa,” pesannya.

Selain itu, Sabilar mengingatkan pentingnya menjaga ibadah, khususnya shalat, sebagai pondasi utama dalam setiap perjuangan.

“Sehebat apa pun perjuangan kita di organisasi, semuanya harus menjadi jalan menuju ridha Allah SWT. Jagalah shalat, karena pengorbanan waktu, tenaga, keluarga, pekerjaan, bahkan kebersamaan dengan istri dan anak-anak semoga semuanya bernilai ibadah dan menjadi bekal menuju surga Allah SWT,” tuturnya.

Menjelang akhir sambutan, Sabilar menegaskan bahwa perjuangan FSPMI masih panjang. Berbagai agenda strategis, mulai dari persoalan perpajakan, ketenagakerjaan, hingga isu-isu kesejahteraan buruh, masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diperjuangkan bersama.

“Perjuangan ini bukan hanya untuk kita hari ini, tetapi untuk anak-anak dan cucu-cucu kita di masa depan. Bisa jadi kita belum menikmati hasilnya, tetapi semoga generasi penerus dapat merasakan manfaat dari perjuangan yang kita lakukan sekarang,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Presiden FSPMI yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas organisasi di tempat lain. Meski demikian, Presiden FSPMI menitipkan salam hormat dan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Garda Metal.

Menutup sambutannya, Sabilar berharap Musda V Garda Metal Kabupaten Karawang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang amanah, istiqamah, serta mampu membawa Garda Metal semakin solid, maju, dan terus menjadi pilar utama perjuangan FSPMI dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan kaum buruh Indonesia.

Pos terkait