Semarang, KP0nline – PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF menggelar pelatihan memasak pada Minggu (19/7/2026) di Sekretariat FSPMI Jawa Tengah. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pekerja Muda di bawah koordinasi Bidang VI ini menjadi pelatihan memasak pertama yang diselenggarakan oleh PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF. Agenda pelatihan ini mengusung materi pembuatan soto ayam sebagai pembuka rangkaian pelatihan berikutnya.
Pelatihan tersebut diikuti oleh jajaran pengurus pleno dan anggota PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan memasak anggota sekaligus membekali mereka dengan kemampuan berwirausaha sebagai persiapan apabila suatu saat tidak lagi bekerja di perusahaan.
Pelaksanaan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya anggota yang telah habis masa kontraknya dan mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan baru, serta keinginan sebagian anggota untuk memperoleh sumber penghasilan tambahan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk membuka usaha secara mandiri, sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarga.
Pelatihan dipandu oleh Dwi Dita J, yang juga merupakan suami dari salah satu anggota PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF. Dalam kesempatan tersebut, Dwi Dita menjelaskan secara rinci proses pembuatan soto ayam, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan bumbu, teknik memasak, hingga penyajian agar menghasilkan cita rasa yang baik dan memiliki nilai jual.
Tidak hanya menyampaikan materi secara teori, Dwi Dita juga memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan soto ayam. Melalui sesi praktik tersebut, peserta dapat mengaplikasikan materi yang telah diterima sekaligus menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap teknik-teknik yang diajarkan selama pelatihan.
Sekretaris PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF, Agus Widodo, yang berkesempatan untuk menghadiri agenda tersebut, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya organisasi dalam membekali anggota dengan keterampilan yang bermanfaat di luar dunia kerja.
“Dengan terselenggaranya pelatihan ini, kami berharap para pekerja yang telah habis masa kontraknya maupun anggota yang memiliki minat untuk berwirausaha dapat mengembangkan ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk membuka usaha, sehingga mampu menciptakan peluang usaha sendiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Agus Widodo.
Melalui pelatihan ini, PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF berharap anggota tidak hanya memiliki kemampuan di bidang ketenagakerjaan, tetapi juga memiliki keterampilan produktif yang dapat menjadi alternatif sumber penghasilan di masa mendatang. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan pelatihan-pelatihan keterampilan lainnya yang bermanfaat bagi anggota. (JoS/Sup)