Karawang, KPonline – Pangkornas Garda Metal Nasional, Supriyadi atau yang akrab disapa Piyong, mengajak seluruh kader Garda Metal untuk terus memperkuat soliditas organisasi, menjaga demokrasi, serta meningkatkan militansi dalam setiap perjuangan buruh. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Garda Metal Kabupaten Karawang yang berlangsung di Aula Serba Guna Rest Area Masjid Al Ghammar Karawang, Jalan Interchange Karawang Barat, Minggu (19/7/2026).
Dalam sambutannya, Piyong mengapresiasi semangat dan kekompakan Garda Metal Kabupaten Karawang yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis organisasi terbesar di Indonesia. Menurutnya, Karawang selalu menjadi garda terdepan dalam berbagai aksi nasional maupun kegiatan organisasi.
“Karawang memiliki kekuatan besar dengan jumlah anggota sekitar 2.500 orang. Ini merupakan modal yang sangat kuat untuk terus mengembangkan organisasi. Namun jumlah besar harus diimbangi dengan kualitas kader, kedisiplinan, dan militansi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin organisasi, termasuk dalam penggunaan atribut seragam Garda Metal sesuai ketentuan. Baginya, hal-hal kecil seperti kedisiplinan merupakan bagian dari upaya membangun citra organisasi yang profesional dan berwibawa.
Selain itu, Piyong mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat seluruh pilar organisasi FSPMI, mulai dari Garda Metal, Media Perdjoeangan, Jamkeswatch, hingga perangkat organisasi lainnya. Menurutnya, semua elemen tersebut memiliki peran penting dalam membangun gerakan buruh yang semakin kuat.
“Kita harus menjadi pilar organisasi. Kita bersama-sama menjaga demokrasi organisasi dan demokrasi perjuangan. Kalau ada pihak yang mencoba mengganggu demokrasi, maka Garda Metal harus berada di barisan terdepan untuk mengawalnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Piyong juga menyinggung berbagai agenda perjuangan yang masih berlangsung di tingkat nasional. Ia mengajak seluruh kader untuk terus mengawal proses perjuangan di Mahkamah Konstitusi serta memberikan dukungan terhadap perjuangan buruh Jawa Barat terkait persoalan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Tahun 2026 di PTUN Bandung.
Menurutnya, perjuangan tersebut bukan semata-mata mengenai besaran nilai upah, melainkan tentang menjaga marwah perjuangan buruh agar setiap rekomendasi yang telah diperjuangkan bersama dihormati dan tidak diabaikan dalam proses pengambilan kebijakan.
Menutup sambutannya, Piyong berharap Musda V Garda Metal Kabupaten Karawang dapat berjalan secara demokratis dan menghasilkan kepengurusan baru yang amanah, solid, serta mampu membawa Garda Metal Karawang semakin maju.
“Siapa pun yang terpilih nantinya, semoga mampu menjaga persatuan, memperkuat organisasi, dan terus mengabdi untuk kepentingan anggota. Mari kita jadikan Musda ini sebagai momentum memperkuat solidaritas dan memperbesar Garda Metal di Kabupaten Karawang,” pungkasnya
Musda V Garda Metal Kabupaten Karawang menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat daerah untuk memilih kepengurusan baru sekaligus merumuskan program kerja organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan perjuangan buruh di masa mendatang.



