Karawang, KPonline – Ketua KC FSPMI Kabupaten Karawang, Asmat Serum, S.H., M.H., menegaskan bahwa Garda Metal merupakan garda terdepan sekaligus wajah perjuangan FSPMI. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) V Garda Metal Kabupaten Karawang yang berlangsung di Aula Serba Guna Rest Area Masjid Al Ghammar, Karawang Barat, Minggu (19/7/2026).
Dalam sambutannya, Asmat mengapresiasi perjalanan Garda Metal Karawang yang telah memasuki Musda kelima. Menurutnya, jika setiap periode kepengurusan berlangsung lima tahun, maka Garda Metal telah mengabdi dan berjuang selama kurang lebih dua dekade di Kabupaten Karawang.
“Kalau saya tidak salah menghitung, ini sudah Musda yang kelima. Artinya, jika satu periode berlangsung lima tahun, maka Garda Metal telah hadir dan berjuang di Karawang selama kurang lebih 20 tahun,” ujarnya.
Asmat menegaskan, Garda Metal bukan sekadar nama organisasi, tetapi merupakan simbol barisan terdepan perjuangan pekerja metal Indonesia. Karena itu, ia berharap Garda Metal mendapatkan perhatian dan penghargaan yang sepadan dari seluruh struktur organisasi.
Ia mengakui bahwa dalam praktiknya, Garda Metal terkadang belum ditempatkan sebagai prioritas, termasuk dalam berbagai kebijakan organisasi. Padahal, menurutnya, Garda Metal selalu berada di garis depan ketika organisasi membutuhkan kekuatan di lapangan.
“Saya berharap hal ini menjadi bahan komunikasi di tingkat PC, KC hingga DPW agar setiap kegiatan organisasi benar-benar melibatkan Garda Metal secara maksimal. Garda Metal adalah garda terdepan organisasi,” tegasnya.
Selain itu, Asmat juga menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh anggota Garda Metal agar selalu diberikan keselamatan, kesehatan, dan perlindungan Allah SWT dalam menjalankan tugas organisasi maupun saat bekerja di perusahaan.
“Jangan sampai kita berjuang untuk organisasi, tetapi justru mengalami persoalan yang merugikan diri sendiri maupun keluarga. Setiap hari anak dan istri kita mendoakan agar kita pulang dalam keadaan selamat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Asmat menegaskan bahwa citra FSPMI di mata publik tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Garda Metal. Menurutnya, setiap aksi perjuangan FSPMI selalu identik dengan militansi dan semangat kader Garda Metal yang berada di barisan terdepan.
“Gerakan Garda Metal adalah wajah perjuangan FSPMI. Selama perjuangan itu dilakukan sesuai aturan perundang-undangan, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Justru keberadaan Garda Metal menjadi kekuatan yang membuat FSPMI dihormati,” ungkapnya.
Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh kader Garda Metal yang selama ini telah menjaga semangat perjuangan organisasi dengan penuh dedikasi.
Terkait pelaksanaan Musda V, Asmat berharap proses demokrasi berjalan secara independen tanpa intervensi pihak mana pun. Ia meminta agar Garda Metal diberikan keleluasaan untuk menentukan pemimpinnya sendiri sesuai kehendak anggota.
“Biarkan Garda Metal memilih dan menentukan kepemimpinannya sendiri secara demokratis. Jangan sampai ada intervensi yang berlebihan. Saya yakin anggota Garda Metal mampu menentukan pemimpin terbaiknya,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Asmat mengajak seluruh kader untuk terus menjaga persatuan, solidaritas, dan militansi organisasi. Menurutnya, Garda Metal telah terbukti menjadi perekat kekuatan FSPMI karena selalu hadir di garis depan ketika organisasi menghadapi berbagai tantangan.
“Jangan sampai ada ambisi pribadi yang memecah belah organisasi. Mari terus bekerja, terus berjuang, menjaga kekompakan, menjaga solidaritas, dan menjaga marwah Garda Metal sebagai garda terdepan perjuangan FSPMI,” pesannya.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Asmat Serum secara resmi membuka Musyawarah Daerah V Garda Metal Kabupaten Karawang. Ia berharap seluruh rangkaian persidangan berlangsung dengan lancar, kondusif, penuh semangat persaudaraan, serta menghasilkan kepengurusan yang amanah, solid, dan mampu membawa Garda Metal Kabupaten Karawang semakin maju dalam mengawal perjuangan kaum buruh.



