Road Show Nasional FSPMI Singgah di Kota Solok, Konsolidasi Bahas Persoalan Pekerja OS PLN dan Ojek Online

Road Show Nasional FSPMI Singgah di Kota Solok, Konsolidasi Bahas Persoalan Pekerja OS PLN dan Ojek Online

Road Show Nasional FSPMI Singgah di Kota Solok, Konsolidasi Bahas Persoalan Pekerja OS PLN dan Ojek Online

Solok, KPonline-Rangkaian Road Show Nasional FSPMI bertema “Menyatukan Suara, Menguatkan Perjuangan” berlanjut di titik ketiga, Kota Solok, Sumatera Barat. Agenda konsolidasi ini dihadiri oleh Presiden FSPMI Suparno, Ketua Umum SPPK FSPMI Nani Kusmaeni, Ketua DPW FSPMI Bengkulu Roslan Efendi, serta jajaran DPW FSPMI Sumatera Barat dan pengurus FSPMI Kota Solok.

Bacaan Lainnya

Pertemuan tersebut menjadi ruang konsolidasi untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan yang berkembang di wilayah Sumatera Barat, sekaligus memperkuat sinergi antara pengurus nasional dan daerah dalam merumuskan langkah-langkah perjuangan organisasi.

Salah satu fokus pembahasan adalah kondisi pekerja OS PLN yang menghadapi berbagai dinamika ketenagakerjaan. Dalam forum tersebut, para pengurus menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi pekerja, mulai dari hubungan kerja, perlindungan hak-hak normatif, hingga tantangan dalam mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik.

Selain itu, konsolidasi juga membahas kondisi pekerja ojek online di Kota Solok. Berbagai aspirasi yang berkembang, seperti kepastian penghasilan, perlindungan kerja, serta pentingnya penguatan organisasi pekerja, menjadi bagian dari diskusi untuk mencari solusi dan langkah perjuangan yang dapat dilakukan secara bersama.

Seluruh persoalan yang disampaikan oleh pengurus daerah dirangkum sebagai bahan kajian organisasi. Melalui diskusi yang berlangsung secara konstruktif, pimpinan nasional memberikan pandangan strategis terhadap berbagai tantangan ketenagakerjaan yang dihadapi pekerja di lapangan serta merumuskan arah perjuangan yang dapat diperkuat melalui FSPMI.

Presiden FSPMI, Suparno, menegaskan bahwa setiap persoalan yang dihadapi pekerja di daerah merupakan bagian dari perjuangan nasional gerakan buruh.

“Setiap persoalan pekerja harus menjadi perhatian bersama. Organisasi harus hadir untuk mendengar, mengkaji, dan memperjuangkannya. Tidak boleh ada pekerja yang merasa berjuang sendirian. Dengan organisasi yang kuat dan solidaritas yang kokoh, kita dapat mencari jalan keluar terbaik bagi kepentingan pekerja,” ujarnya.

Konsolidasi di Kota Solok menjadi bukti bahwa Road Show Nasional FSPMI bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan wadah untuk menyerap aspirasi dari daerah, memperkuat koordinasi antarpengurus, serta menyusun strategi perjuangan menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan. Semangat “Menyatukan Suara, Menguatkan Perjuangan” terus menjadi landasan FSPMI dalam membangun gerakan buruh yang solid, responsif, dan berpihak kepada kepentingan pekerja di seluruh Indonesia.

Pos terkait