Rapat Koordinasi FSPMI Bandung Raya

  • Whatsapp

Cimahi, KPonline – FSPMI Bandung Raya mengadakan rapat koordinasi dan evaluasi pasca aksi may day 2018, Rabu (9/5/2018).

Hendrayana Hendri selaku pemandu acara sekaligus Sekretaris KC FSPMI Bandung Raya membuka acara tersebut. Dia memberikan kesempatan kepada Ketua KC, para ketua PC, Para ketua PUK, Pangkoorda Garda Metal, Korda Media Perdjoeangan, dan ketua relawan Jamkeswatch.

Jujun Juansah selaku ketua KC menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada para perangkat KC, PC, PUK, Garda Metal, serta Media Perdjoeangan yang telah bersama sama mengkondisikan aksi may day 2018. Alhamdulillah, bisa terlaksana sesuai target.

Kemudian Jujun menegaskan dalam waktu dekat FSPMI Bandung Raya akan mengerjakan target-target lain seperti mengadakan workshop dengan beberapa elemen penting terkait perjuangan UMSK di Bandung Raya.

Dalam rapat ini, juga dibentuk tim kecil untuk melakukan kajian UMSK yang terdiri dari perwakilan KC 1 orang, Dewan pengupahan 1 orang, Perwakilan PC SPL FSPMI 1 orang, perwakilan PC SPAI FSPMI 1 orang, dan perwakilan dari PUK-PUK.

Tim ini kedepan akan fokus diskusi secara terus menerus bagaimana caranya memperjuangkan UMSK seperti menggalang kekuatan dengan SP/SB lain yang ada di bandung raya.

Asep Supriatna selaku ketua PC SPL FSPMI menambahkan bahwa dalam hal mendorong agar lahirnya UMSK tahun ini di Bandung Raya memang menemui banyak kendala. Tentu saja kedepan kita harus lebih serius lagi dalam memperjuangkannya dengan melakukan upaya upaya lain yang belum kita tempuh pungkasnya.

Yayan Mulyana, Pangkoorda Garda Metal menyampaikan bahwa terkhusus agenda kedepan akan menyelenggarakan LATSAR gabungan. Pelaksanaannya setelah lebaran tahun ini, dengan peserta antara lain FSPMI Bandung Raya, Subang, dan Cianjur.

Untuk itu Yayan menghimbau kepada seluruh PUK khususnya di Bandung agar segera mempersiapkan peserta dan biaya dari sekarang, supaya pada pelaksanaannya nanti bisa berjalan sesuai dengan rencana. Penambahan anggota Garda Metal sangat penting. Karena anggota Garda Metal bukan lagi anggota bisa yang pasti harus lebih siap lagi ber RESOLUSI tandasnya.

Kadri, sebagai Korda Media Perdjoeangan menyampaikan, atas nama Media Perdjoeangan Bandung Raya memohon maaf atas segala kekurangan dalam hal pemberitaan.

Tentu masih banyak sekali kekurangan untuk itu kami telah berdiskusi dan berkoordinasi dengan konsulat cabang kedepan akan menyelenggarakan pelatihan menulis dengan kuota peserta 30 s/d 40 orang yang terdiri dari seluruh pengurus Media Perdjoeangan Bandung Raya, Infokom PUK, dan para Relawan Jamkeswatch se-Bandung Raya.

Perwakilan relawan Jamkes Watch, Bidin Supriyono, menyampaikan ada beberapa fakta atau kisah nyata terkait kejadian dalam hal penanganan masalah pasien oleh petigas rumah sakit.

“Ketika relawan Jamkes Watch mengadvokasinya, alhamdulillah bisa selesai dan bisa di tangani dengan cepat oleh petugas rumah sakit setempat,” katanya.