Rapat AGRESI, Siap Aksi All Out Gagalkan RUU Omnibus Law

  • Whatsapp

Bandung, KPOnline – Adanya rencana pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR RI, maka Aliansi Gerakan Rakyat Seluruh Cimahi (AGRESI) Kota Cimahi menggelar rapat pelaksanaan aksi unjuk rasa besar-besaran atau All Out, agenda tersebut berlangsung di kantor sekretariat SBSI 92 Jalan Baros Kota Cimahi pada Hari Kamis (30/07/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut seluruh pimpinan dan perwakilan pengurus SP/SB se Kota Cimahi di antaranya :
1. Jujun Juansah & Yana Heryana (KC FSPMI)
2. Asep Djamaludin & Iman (DPC SBSI 92)
3. Mbak Eni (Ketua DPC KASBI)
4. Edi Suherdi (Ketua DPC SPSI)
5. Ganjar (Ketua DPC SPN)
6. Asep Salim Tamim & Suharto (DPC GOBSI)

Bacaan Lainnya

Adapun hasil dari rapat tersebut semua sepakat akan menggelar aksi unjuk rasa secara masif pada Hari Senin 10 Agustus 2020, dengan tujuan kantor DPRD Kota Cimahi. Kemudian titik keberangkatan akan di pusatkan di dua titik kumpul yaitu di depan PT.HEKSATEX dan depan PT.KAHATEX dengan menurunkan dua Mobil Komando (MOKOM).

Sementara tuntutan/aspirasi yang akan mereka sampaikan diantaranya adalah:

1. Batalkan/Gagalkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

2. Hentikan PHK secara masal, karena dampak Covid-19.

3. Menolak adanya Tabungan Perumahan Rakyat (TAPERA).

4. Menolak adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Sebelum di gelar aksi unjuk rasa All Out dengan berjalan kaki (Long march), terlebih dahulu mereka akan menggelar sosialisasi kepada para Pekerja/Buruh dan Masyarakat di kota Cimahi yang akan di pusatkan di beberapa tempat/jalan strategis di kota Cimahi. Ribuan persrilis, pamplet selebaran berupa ajakan kepada Pekerja/Buruh dan Masyarakat akan mereka sebarluaskan pada Hari Kamis dan Jum’at 6/7 Agustus 2020.

Drey

Pos terkait