Depok, KPonline-Puluhan pekerja perempuan PT. Immortal Cosmedika Indonesia turut ambil bagian dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan area perusahaan. Aksi ini merupakan bagian dari perjuangan buruh yang dikoordinir oleh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melalui Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) wilayah Bogor.
Dengan duduk berbaris di tepi jalan sambil membawa payung dan poster tuntutan, para pekerja perempuan menunjukkan solidaritas dan tekad kuat dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Beberapa poster yang dibawa bertuliskan “Jangan Potong Upah Kami” dan “Stop PHK Sepihak,” mencerminkan kondisi yang tengah mereka hadapi.
Aksi ini diikuti oleh pekerja yang tergabung dalam Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPAI FSPMI, yang menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak perusahaan, diantaranya:
1. Mempekerjakan kembali Ketua PUK, Muhamad Ali, beserta 15 orang pengurus dan anggota.
2. Mempekerjakan kembali 22 pekerja yang terdampak mutasi sepihak.
3. Menerapkan upah sesuai Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat.
4. Membayarkan tunggakan BPJS Ketenagakerjaan yang telah dipotong dari upah pekerja namun belum disetorkan.
Para pekerja menilai bahwa kebijakan perusahaan telah merugikan dan tidak sesuai dengan aturan ketenagakerjaan yang berlaku. Mereka berharap melalui aksi ini, pihak manajemen dapat membuka ruang dialog dan segera memenuhi tuntutan yang diajukan.
Aksi berlangsung dengan tertib dan mendapat pengawalan dari aparat setempat. Para peserta juga menegaskan bahwa perjuangan ini akan terus dilakukan hingga ada kejelasan dan realisasi atas tuntutan mereka.