PUK SPL FSPMI dan Manajemen PT. Narumi Indonesia Sepakati PKB Tanpa Omnibus Law

Bandung, KPonline – Bertempat di The Jayakarta Suite Hotel & Resort yang beralamat Jl. Ir. H. Juanda No.381A, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung pada Sabtu – Minggu, 19 – 20 November 2022, PUK SPL FSPMI dan Manajemen PT. Narumi Indonesia melakukan penandatanganan pembaharuan PKB tanpa Omnibus Law.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Presiden Direktur PT. Narumi Indonesia Satoru Yokoi, Direktur Produksi Ozawa, Senior Manager HRD Wawan Purwanto, tim perunding manajemen dan tim perunding PUK SPL FSPMI PT. Narumi Indonesia.

Informasi yang diterima Koran Perdjoeangan, acara penandatanganan PKB tanpa Omnibus Law dilakukan dengan penuh kekeluargaan dan didasari dengan semangat meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Ketua PUK SPL FSPMI PT. Narumi Indonesia, Indra Gunawan, mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang terjalin antara manajemen dan Serikat Pekerja sehingga bisa bersepakat PKB tanpa Omnibus Law.

“Terima kasih kepada pimpinan perusahaan yang sudah mau bekerja sama mewujudkan kesejahteraan untuk seluruh karyawan PT. Narumi Indonesia. Hal ini terlihat dengan naiknya beberapa tunjangan sekitar 20 %,” kata Indra Gunawan.

Sementara Kabid PKB dan Pengupahan PC SPL FSPMI Bekasi, M.Indrayana, S.H., yang mendengar kabar tersebut mengapresiasi dan berharap semua PUK SPL FSPMI Bekasi bisa mengikutinya. “Hal yang sangat baik, semoga PUK – PUK lainnya bisa mengikuti sehingga tercapai kesejahteraan pekerja,” ungkap Indrayana.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa sebuah kesepakatan bersama yang bernama PKB adalah kasta tertinggi pengakuan pengusaha akan eksistensi serikat pekerja.

“Maka kecil kemungkinan ada penurunan kualitas PKB yang tidak disengaja, jika ada penurunan kualitas hanya karena perubahan perundang undangan maka dipastikan ada tanda tanya besar dengan tim perunding serikat pekerja,” pungkasnya. (Yanto)