PT. Steady Safe Tbk PHK Buruh di Tengah Corona

  • Whatsapp
Rapat koordinasi dan bedah kasus PHK anggota PUK SPDT FSPMI PT. Steady Safe Tbk bersama PP SPDT dan LBH FSPMI. Foto: Didi J

Jakarta, KPonline – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi di PT. Steady Safe Tbk, yang berlokasi di Pool Klender Jakarta Timur. Kepala Pool Klender telah menandatangani surat keputusan PHK kepada 25 pengemudinya, tertanggal 8 April 2020.

Dari ke 25 jumlah pengemudi tersebut, 12 di antaranya adalah anggota dan 1 pengurus PUK SPDT FSPMI PT. Steady Safe Tbk.

Terjadinya PHK ini dibenarkan oleh pengurus PUK SPDT FSPMI PT. Steady Safe Tbk.

“Benar. Telah terjadi PHK di PT. Steady Safe Tbk kepada 25 orang pengemudi yang dilakukan oleh Kepala Pool Klender Jakarta Timu,” kata Ketua PUK SPDT FSPMI PT Steady Safe Tbk, Bandri.

“Alasan PHK tersebut karena akibat kondisi virus Corona yang sudah berlangsung selama 2 bulan ini,” tambahnya. Selain karena imbas kondisi virus Corona, juga dikarenakan kontrak kerja yang sudah habis.

Sementara itu, dalam kondisi yang sama, perusahaan Steady Safe telah menerima pekerja baru sebanyak 30 orang. Di sinilah kejanggalan yang dirasakan oleh para pengemudi yang masih bekerja dan sedang menjalani masa kontrak yang kedua.

Atas dasar itu, PUK bersama pekerja yang di PHK mendatangi kantor DPP FSPMI untuk meminta bantuan hukum.

Di kantor DPP FSPMI, mereka diterima oleh Pengurus PP SPDT FSPMI Bidang Advokasi dan LBH FSPMI, Kamis (9/4/2020). Saat itu juga diadakan rapat konsolidasi dan bedah kasus.

Hasilnya, PUK SPDT FSPMI PT. Steady Safe Tbk akan menyampaikan dua buah surat. Pertama adalah surat penolakan PHK yang ditujukan kepada Direktur Utama PT. Steady Safe Tbk dengan tembusan ke Kepala Pool Klender, Sudinaskertrans Jakarta Timur, dan Disnaker Dki Jakarta. Sedangkan surat kedua adalah permintaan perundingan bipartit kepada Direktur Utama PT. Steady Safe Tbk.