PSI Gandeng FSPMI Gelar Training Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial

Bogor, KPonline – Public Service Internasional (PSI) mengadakan Strategi Pengembangan Pengorganisasian dengan melakukan training hukum perburuhan dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial di 5G Resort, Cijeruk, Bogor pada Senin (7/11/2022).

Pendidikan yang mengusung tema “Training on Labour Laws and Dispute Settlement” ini dihadiri 27 peserta dari 5 perwakilan Serikat Pekerja yang bergerak di bidang Ketanagalistrikan diantaranya 5 orang dari Serikat Pekerja Perusahaan Listrik Negara (SP PLN), 8 orang dari Serikat Pekerja Pembangkitan Jawa Bali, 3 orang dari Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK), 5 dari Serikat Pekerja Elektronik Elelktrik Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPEE FSPMI) dan 6 orang dari Pimpinan Pusat Indonesia Power (PPIP).

Menurut Indah Budiarti (PSI), kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan advokasi dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial baik diselesaikan ditempat kerja maupun di pengadilan hubungan industrial.

Pihaknya bekerja sama dengan Pimpinan Pusat SPEE FSPMI dalam hal teknis dan narasumber.Rencananya kegiatan tersebut akan digelar sampai hari Kamis (10/11/2022) dan akan dikahiri dengan praktek persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial.

“PSI akan selalu fokus meningkatkan Sumber Daya Alam anggotanya, salah satunya dengan kegiatan training ini. Kami berharap peserta bertambah pengetahuan dan keterampilan advokasinya dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial baik diselesaikan ditempat kerja maupun di pengadilan hubungan industrial. Kami bekerjasama dengan Pimpinan Pusat SPEE FSPMI untuk menghadirkan kadernya sebagai narasumber kegiatan tersebut.Rencana Pendidikan ini akan digelar selama 4 hari dan akan ditutup dengan praktek Peradilan Semu,” paparnya.

Kegiatan training ini dipandu oleh tim Pendidikan dan Advokasi PP SPEE FSPMI, dengan narasumber Suherman, Aep Risnandar dan Mahfud Siddik. Sementara perwakilan peserta dari SPEE FSPMI diwakili pekerja OS PLN dari Karawang, Bandung, Semarang, Bali dan Kalimantan Barat. (Risnandar)