Jakarta, KPonline – Presiden Partai Buruh memimpin langsung pembacaan Ikrar Pengurus Partai Buruh yang diikuti oleh seluruh pengurus pleno dan anggota yang baru dilantik untuk masa bakti 2026–2031.
Pembacaan ikrar dilaksanakan tepat pada hari Senin, 29 Juni 2026, pukul 14.38 WIB, bertempat di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jakarta, dalam suasana yang khidmat dan penuh semangat perjuangan.
Dipandu langsung oleh Presiden Partai Buruh, seluruh pengurus secara serentak mengucapkan enam poin ikrar sebagai bentuk komitmen untuk setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta menjalankan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Manifesto Politik, Program Perjuangan, dan seluruh keputusan Kongres Partai Buruh.
Dalam ikrar tersebut, para pengurus juga menegaskan komitmen untuk mengutamakan kepentingan rakyat pekerja, petani, nelayan, buruh, tenaga honorer, pekerja informal, penyandang disabilitas, kaum miskin kota, dan seluruh rakyat kecil. Selain itu, mereka berjanji menjunjung tinggi integritas, kejujuran, disiplin, solidaritas, serta menolak segala bentuk korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan politik uang yang dapat mencederai kehormatan Partai Buruh.
Momentum pembacaan ikrar menjadi penegasan kesiapan seluruh pengurus untuk mengabdikan tenaga, pikiran, dan seluruh kemampuan dalam membangun Partai Buruh sebagai alat perjuangan politik kelas pekerja yang demokratis, mandiri, modern, dan berakar kuat di tengah rakyat.
Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan ditutup dengan seruan semangat perjuangan yang menggema dari seluruh peserta sebagai wujud tekad bersama untuk memperkuat organisasi hingga ke akar rumput serta mewujudkan cita-cita Partai Buruh menuju negara kesejahteraan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.



