Presiden FSPMI Said Iqbal, Hadiri Konsolidasi Organisasi PUK SPAMK FSPMI PT. PEMI WH-AW

  • Whatsapp

Anyer, KPonline – Di hari kedua Konsolidasi organisasi PUK SPAMK FSPMI PT. PEMI WH-AW yang diselenggarakan di Hotel Nuansa Bali, Anyer, Banten, berlangsung sejak sabtu siang kemarin.(29/02)

Setelah di isi oleh Fun Game yang dipandu oleh Koordinator Garda Metal Tangerang Raya Sarjono dan Tim.

Berita Lainnya

Dalam kesempatan ini, Presiden FSPMI Said Iqbal yang berkesempatan hadir, memberikan sambutan pembekalan organisasi sekaligus menutup acara konsolidasi organisasi.

Said Iqbal dalam sambutannya mengatakan penderitaan paling berbahaya adalah eksploitas pekerja, contohnya waktu bersama keluarga berkurang karena waktunya hanya untuk lembur.

“Lembur itu akibat upah kawan-kawan dibayar murah, tidak mencukupi kebutuhan keluarga yang terus meningkat, harga sembako mahal. Akhirnya waktu bersama keluarga digunakan untuk Lembur,” kata Iqbal.

Posisi sekelas level menengah atas seperti foreman dan supervisor sangat penting dalam menegakkan rasa keadilan dan bagian sejarah menggerakkan perjuangan kebutuhan yang layak.

“Dampak revolusi industri 4.0 salah satunya di industri transportasi, yang berpengaruh terhadap perkembangan automotif yang menggunakan teknologi future work yaitu robotisasi. Akhirnya timbul Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), tenaga manusia dinilai sudah tidak dibutuhkan karena biayanya besar, upah, jaminan sosial dan lainnya,” tegas Said Iqbal.

Tidak hanya operator saja yang terPHK, level menengah pun dipastikan akan terkena dampaknya. Ujar Said Iqbal

Said iqbal mengajak dan berpesan kepada seluruh jajaran pengurus PUK dan peserta.

“Mari bergerak dan berjuang bersama untuk kehidupan yang layak bagi keluarga, anak cucu kita. Apa yang sudah kita dapatkan belum tentu dapat dipertahankan,” ungkapnya.

Menurut Iqbal, proses perjuangan itu tidak datang begitu saja, ada tetesan darah, keringat dan air mata, usaha dan doa-doa dari keluarga agar perjuangan dicapai dan bisa dinikmati oleh buruh dan keluarganya.

Penulis : Chuky
Photo : Ridwan

Pos terkait