Pidato Perdana Ketua PUK SPAMK FSPMI PT. MTM Pasca Dilantik

  • Whatsapp

Subang, KPonline – Ketua PUK terpilih PUK SPAMK FSPMI PT. Menara Terus Makmur, Dian Hernansyah, S.Kom dilantik bersama jajaran pengurus baru, dalam Musnik ke VIII yang digelar di Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (5/10/2019).

Jajaran pengurus PC SPAMK FSPMI hadir lengkap dalam pelantikan diantaranya Ketua PC Suparno SH, Sekretaris PC Henni A dan bendahara Eny Rahmawati.

Dalam pidato perdananya pasca dilantik, Dian Hernansyah mengucapkan terima kasih untuk segenap panitia Musnik.

“Terimakasih untuk SC dan OC yang telah memberikan segenap tenaga dan pikirannya. Alhamdulillah Musnik berjalan lancar,” katanya.

“Perjalanan Musnik di sini memakan waktu dan pikiran. Sampai saat ini saya belum percaya berdiri di sini menjadi Ketua. Sungguh ini menjadi hal yang berat. Kalau tadi Bung Agus DH mengatakan tidak bisa bernafas panjang saat menjadi Ketua, sekarang beban itu ada di saya,” lanjut Dian.

Selanjutnya, Dian menceritakan bahwa beberapa tahun lalu, ia masih berada di belakang. Pada masa PUK SPAMK FSPMI PT MTM dipimpin oleh Saiful Anam maupun Furqon. Namun sekarang ia menjadi pemimpin di garda terdepan.

“Kalau dulu saya masih dibelakang Bung Saiful dan Bung Furqon. Sekarang saya di depan. Ilmu yang saya dapatkan masih sedikit. Namun karena ini adalah amanah, saya akan berusaha semaksimal mungkin. Semoga kedepannya saya dibimbing oleh Allah untuk menjalankan amanah ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dian berharap pasca Musnik ke VIII kali ini tidak ada lagi riak-riak. Ia berharap pengurus lama dan karyawan senior mendukung penuh kepengurusan baru.

“Bung Agus DH dan kawan-kawan pengurus periode 2016-2019 adalah senior saya. Jangan lagi ada konflik,” katanya penuh harap.

Ia juga mengatakan bahwa hati kecilnya ingin menjadi anggota saja seperti tiga tahun terakhir ini, namun dorongan kuat dari anggota membuatnya memberanikan diri maju ikut pemilihan.

“Ini sudah menjadi pilihan teman-teman. Nanti saya akan diminta pertanggungjawaban ini di akhirat. Itu yang berat. Ketika menjalankan organisasi, teman-teman tolong bantu saya. Demi Allah ini tugas berat buat saya. Kita bangun organisasi ke depan. Kita berpikir semuanya untuk kesejahteraan anggota,” tegasnya.

Terakhir, ia mengingatkan jajaran pengurusnya bahwa pertanggungjawaban bukan hanya di Musnik yang akan datang, tetapi lebih dari itu.

“Semua pengurus yang ada di jajaran saya. Kalian jangan berbangga jadi pengurus. Kalian akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Percayalah apa yang kalian lakukan itu tugas mulia. Rezeki itu diatur oleh Allah,” pungkasnya.