PHK Karena Tidak Perform, PT Schneider Batam Diduga Lakukan Union Busting

  • Whatsapp

Batam, KPonline – PT Schneider Batam di duga lakukan union busting (pemberangusan serikat ) dengan melakukan PHK sepihak kepada salah seorang pengurus serikat Zulkarnaen. Kepada media Zulkarnain mengatakan bahwa PHK yang di lakukan terhadapnya di nilai tidak prosedural karena di lakukan oleh manajemen Schneider Batam dengan alasan yang mengada-ada

“ Saya katanya under perform dan karenanya saya memperoleh SP1 dan 2 dan diberikan dalam waktu dan hari yang sama dengan alasan under performance” Ungkapnya

Bacaan Lainnya

“Setelah SP1 dan SP2 di berikan selang waktu 2 bulan berikutnya di berikan surat PHK” Tambahnya

Sementara Ketua Konsulat Cabang FSPMI Batam Alfitoni mengungkapkan bahwa ada indikasi intimidasi dan union busting karena Zulkarnaen adalah salah satu pengurus PUK SPEE FSPMI PT Schneider

“ Dan mirisnya yang bersangkutan juga di berikan dua pilihan jika menerima PHK tanpa menggugat maka akan di berikan pesangon 1N, Jika menolak dan melibatkan serikat maka pesangon akan di berikan sebesar 0.5N” Tambah Alfitoni.

“ Tentu tuntutan kami adalah pekerjakan kembali Bang Zulkarnain tanpa mengurangi hak hak yang beliau terima selama ini”

Senada Sekretaris Pimpinan Cabang FSPMI Batam Djafri Rajab mengatakan bahwa PHK terhadap Zulkarnaen terkesan mengada-ada dan di paksakan serta bertentangan dengan UU Ketenagakerjaan

“Harusnya yang di PHK itu oknum penterjemah UU ketenagakerjaan di perusahaan tersebut yang tidak mengerti dalam membuat keputusan yang sesuai Undang-undang” Ungkapnya

“Maka saya berharap pekerjakan kembali Zulkarnaen. Ini urusan perut bagi keluarganya apalagi beliau adalah tulang punggung & kepala keluarga, dimasa pandemi ini semua sedang prihatin secara ekonomi” Pungkasnya

Sementara itu pihak HRD PT Shneider hingga berita ini di turunkan nomor telepon yang di hubungi tidak ada yang mengangkat. (Ete)

Pos terkait