Jakarta, KPonline-Menurut presiden Partai Buruh Said Iqbal pertumbuhan ini harus diimbangi dengan redistribusi kekayaan yang merata, hingga kesetaraan kesempatan.
Hal tersebut Ia sampaikan dalam pidato sambutannya dalam acara pelantikan pengurus Pleno Exco Pusat dan Sayap Partai Buruh yang diselenggarakan di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jalan HR Rasuna Said Kav. C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan. Senin (19/6/2026).
Dalam pandangannya, pembangunan ekonomi tidak boleh hanya menghasilkan kelompok yang semakin kaya, sementara buruh tetap hidup dalam kesulitan.
“Setiap orang punya kesempatan. Kau boleh kaya, tetapi jangan miskinkan kami,” tegas Said Iqbal.
Seperti diketahui, selain sebagai Presiden Partai Buruh dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Said Iqbal saat ini menjabat Penasehat Khusus Presiden Prabowo Subianto Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Masuknya Said Iqbal ke lingkaran Istana menandai babak baru hubungan antara gerakan buruh dan pemerintah. Jika sebelumnya tuntutan buruh lebih banyak disuarakan dari jalanan, kini sebagian perjuangan itu akan dibawa langsung ke meja Presiden.