Perjuangan Jamkeswatch Bogor Membantu Pasien Anak-anak

  • Whatsapp

Bogor, KPonline– Team relawan Jamkeswatch Bogor mendapatkan laporan dari salah satu masyarakat daerah Tarikolot, Citeureup Bogor yang kesulitan mencari ruangan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan alat ventilator untuk pelayanan medis anaknya. Saat itu, di anak dirawat di ruangan ICU dewasa (ruangan sementara) RSUD Cibinong.

Anak tersebut ternyata sudah 8 hari belum juga mendapatkan ruangan PICU dan alat ventilator. PICU adalah ruang perawatan intensif untuk bayi (sampai usia 28 hari) dan anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital. Sedangkan Ventilator merupakan suatu alat bantu mekanik yang berfungsi untuk memberikan bantuan nafas pasien dengan cara memberikan tekanan udara positif pada paru-paru melalui jalan nafas buatan dan juga merupakan mesin bantu nafas yang digunakan untuk membantu sebagian atau seluruh proses ventilasi untuk mempertahankan oksigenasi.

Bacaan Lainnya

Malam harinya dengan sigap dan penuh semangat team relawan Jamkeswatch Bogor datang ke RSUD Cibinong guna menemui keluarga pasien untuk menanyakan kronologisnya secara detail.

Setelah mendapatkan data kronologisnya secara lengkap, salah satu team Jamkeswatch Bogor, Heru Purnairawan membagikan data tersebut di group Whatsapp Jaminan Kesehatan Nasional. Didalam group tersebut terdapat petugas rumah sakit, anggota BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, Kepala Cabang BPJS Kesehatan kabupaten Bogor, Kepala Cabang BPJS Kesehatan kota Bogor, Kepala cabang BPJS Kesehatan kota Depok,dan masih banyak lagi yang berkaitan dengan jaminan kesehatan nasional, akan tetapi tidak ada respon yang cepat dari group whatsapp tersebut.

Dengan rasa yang sedikit kecewa dari group whasapp akhirnya dua orang relawan Jamkeswatch Heru Purnairawan dan Arief Rachman membawa surat rujukan pasien tersebut untuk keliling rumah sakit yang ada di wilayah kabupaten Bogor dan kota Bogor.

Menggunakan sebuah sepeda motor mulailah mereka mulai pada tanggal 20 Agustus 2017 jam 23.00 wib ke arah RSPG daerah Cisarua kabupaten Bogor,satu persatu IGD rumah sakit mereka datangi sebanyak 22 rumah sakit dan berakhir tanggal 21 Agustus jam 08.30 wib di rumah sakit FMC.

Akan tetapi mereka belum juga mendapatkan rumah sakit rujukannya yang mempunyai ruangan PICU dan alat ventilator. Tiba-tiba relawan Jamkeswatch Bogor mendapatkan informasi bahwa ada ketersediaan ruangan PICU dan alat ventilator dirumah sakit Thamrin Salemba Jakarta.

Dengan langkah penuh semangat mereka langsung kembali ke RSUD Cibinong untuk menjelaskan secara detail ke orang tua pasien tentang adanya ruangan PICU dan alat ventilator. Akhirnya orang tua pasien sepakat untuk membawa anaknya dirujuk ke rumah sakit Thamrin Salemba Jakarta dengan regulasi antar rumah sakit yang merujuk ke rumah sakit jadi rujukannya.

Malam hari sekitar jam 20.00 wib pasien tersebut bisa di rujuk ke rumah sakit Thamrin Salemba Jakarta dengan menggunakan ambulance dari RSUD Cibinong, tanpa dikenakan biaya sedikitpun

Jam 21.15 wib pasien sampai di IGD rumah sakit Thamrin Salemba Jakarta dan langsung mendapatkan penanganan medis yang maksimal di ruangan PICU dan alat ventilator.

Penulis : Arief Rahman
Editor : Suhari Ete

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *