Bekasi, KPonline – Pemberitahuan dan pendaftaran Pelatihan Dasar XXI Garda Metal FSPMI Kabupaten/Kota Bekasi telah dibuka berdasarkan surat Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kabupaten/Kota Bekasi Nomor: 126/SPA FSPMI/Bks/VII/2026 tertanggal 8 Juli 2026.
Informasi yang dihimpun koran perdjoeangan, pelatihan dasar XXI menargetkan sedikitnya 300 calon anggota Garda Metal. Program ini menjadi salah satu agenda prioritas FSPMI Bekasi untuk memperkuat barisan kader militan di tingkat basis.
Garda Metal merupakan pilar organisasi FSPMI yang bertugas dalam pengamanan, pengawalan aksi, serta pendidikan kader. Anggota Garda Metal dituntut memiliki kedisiplinan, loyalitas, dan pemahaman ideologi serikat pekerja khususnya FSPMI yang kuat.
Selanjutnya diketahui bahwa pelaksanaan pendidikan Dasar XXI Garda Metal FSPMI akan digelar pada Sabtu-Minggu, 17-18 Oktober 2026 di Cisarua, Bogor.
Peserta akan dibekali materi ideologi, keorganisasian, bela diri praktis, PBB, manajemen aksi, hingga sejarah gerakan buruh. Diklat ini bersifat wajib bagi calon anggota yang ingin resmi bergabung dengan Garda Metal.
Pangkorda Garda Metal FSPMI Bekasi, Supriyatno, saat dikonfirmasi koran perdjoeangan membenarkan bahwa pendidikan dasar adalah program untuk menambah jumlah anggota Garda Metal FSPMI di Bekasi.
“Garda Metal adalah benteng organisasi. Kita butuh kader-kader baru yang siap mental dan fisik. Target 300 peserta ini untuk menjawab kebutuhan pengawalan perjuangan di Bekasi yang basis industrinya sangat besar,” tegas Supriyatno.
Pendaftaran dibuka untuk seluruh anggota FSPMI se-Kabupaten/Kota Bekasi melalui PUK masing-masing yang diteruskan ke forum kawasan. Peserta diwajibkan mendapat rekomendasi dari pengurus PUK dan siap mengikuti seluruh rangkaian pendidikan.
Untuk informasi pendaftaran, anggota dapat menghubungi pengurus PUK atau langsung ke Sekretariat KC FSPMI Kabupaten/Kota Bekasi. (Yanto)