Paska lebaran, Kini Saatnya Resign?

Batam,KPonline – Kecenderungan karyawan mengajukan untuk mengundurkan diri cukup tinggi pasca lebaran. Biasanya para karyawan menunggu pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) sebelum memutuskan pengunduran diri.

Tak jarang keputusan karyawan untuk pindah kerja diakibatkan ketidakpuasan dalam bekerja yang disebabkan berbagai macam faktor seperti remunerasi, hubungan dengan rekan kerja maupun atasan hingga beban kerja yang terlalu tinggi

Dalam kondisi sudah tidak cocok dengan dengan lingkungan kantor, pekerjaan yang membosankan alias-alias itu saja, jam kerja yang panjang, bos galak, keinginan untuk berhenti kerja menjadi semakin kuat.

Namun niat ini biasanya mesti ditahan sampai lebaran datang karena sayang jika melewatkan THR sebesar satu bulan gaji. Dan jika setelah lebaran kita langsung bekerja di kantor baru, Kita juga berkesempatan mendapatkan THR penuh di tahun depan karena sudah terhitung satu tahun kerja.

Resign setelah lebaran memang paling tepat. Terutama jika sebelumnya Kita sudah menghabiskan jatah cuti Kita.

Dengan demikian dalam pertengahan tahun (Juni), Kita sudah menikmati cuti 12 hari. Jika Kita langsung mendapatkan pekerjaan baru di bulan Juli, Kita sudah bisa mengajukan cuti pada bulan Juli tahun depan.

Selain itu karena banyaknya karyawan yang mengajukan resign, banyak pula lowongan untuk mengisi kekosongan posisi. Tinggal buka situs penyedia lowongan kerja seperti jobs.id, jobstreet, Qerja, dan lain-lain dan pilih yang sesuai.

Tapi sebaiknya ini dilakukan minimal dua bulan sebelum Lebaran mengingat proses rekrutmen biasanya panjang.

Selain diuntungkan dari segi keuangan, resign setelah Lebaran juga baik untuk menyegarkan pikiran. Sudah bertemu keluarga di kampung, mendapatkan gaji, THR penuh, dan libur panjang, Kita dibuat makin bersemangat karena tidak harus bekerja di tempat lama.(et)

Facebook Comments