Mustofa : Apakah Korporasi Sudah Menguasai Gedung Gubernur ini?

  • Whatsapp

Dompak,KPonline – Ketua Pimpinan Cabang (PC) SPEE FSPMI Kota Batam yang juga anggota dewan pengupahan kota Batam, Muhammad Mustofa mengaku sedih dengan sikap pemerintah propinsi Kepulauan Riau yang membisu akan nasib buruh kota Batam.

Menurutnya untuk memperjuangkan UMSK yang empat belas ribu itu pada hari ini buruh harus mengeluarkan uang sebesar empat ratus ribu lebih guna pergi ke Dompak untuk menuntut UMSK Batan 2018 segera di sahkan oleh Gubernur.

Bacaan Lainnya

Dengan suara bergetar mustofa menuntut agar gubernur Kepulauan Riau dan kadisnaker Kepri keluar dan menemui mereka

“Hari ini kami membawa anggota kami ke sini untuk menuntut keadilan, Pak Nurdin kenapa begitu tega kepada kami?”

“Apakah korporasi sudah menguasai Gedung ini?” Tanya Mustofa di atas mobil komando?

“Sistem sudah ada kenapa pak Nurdin tidak mau menegakkan?”

“ Kenapa Bapak memilih sembunyi dan tidak mau menemui kami?”

“Apakah kami hanyalah buruh, sehingga Bapak tidak mau mendengar?”

Sebelumnya dengan menyeberangi lautan buruh yang tergabung dalam aliansi Buruh Batam meski kelelahan karena perjalanan yang lumayan jauh dan sempat di guyur hujan, tak menyurutkan mereka untuk berdemo di depan kantor Gubernur Kepulauan Riau Di dompak ( 25/4/2018). Dengan berkonvoi memakai kendaraan yang mayoritas beroda dua mereka menggeruduk kantor gubernur

Sampai berita ini di turunkan perwakilan buruh masih mengadakan pertemuan dengan kadisnaker propinsi Kepri Tagor Napitupulu dan belum memutuskan sebuah keputusan. (Ahmad /Photo :Roi)

Pos terkait