Bekasi, KPonline – Musyawarah Unit Kerja (Musnik) VII PUK SPEE FSPMI PT Kiyokuni Indonesia berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, solidaritas, dan semangat persatuan. Forum ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah organisasi ke depan dengan fokus pada penguatan integritas, sinergi, serta peningkatan kesejahteraan anggota.
Ketua panitia, Reptiana, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan Musnik dapat berjalan tertib, lancar, dan penuh tanggung jawab hingga selesai. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan sehingga dapat terlaksana dengan baik.
Ketua PUK SPEE FSPMI PT Kiyokuni Indonesia, Heri Himawan, menegaskan bahwa Musnik harus mampu menghasilkan keputusan yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi anggota. Ia juga berharap kepengurusan yang terpilih nantinya dapat terus memperjuangkan kepentingan pekerja serta menjaga soliditas dan kekompakan organisasi.
Dari pihak manajemen PT Kiyokuni Indonesia, Emly Fitri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musnik VII. Menurutnya, forum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan perusahaan, serta diharapkan dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi semua pihak.
Sementara itu, Ketua Umum PP SPEE FSPMI, Ananto Prasetya, berharap hubungan industrial yang telah terjalin baik selama ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Ia juga mendorong agar Musnik VII dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi pekerja maupun perusahaan.
Pembukaan Musyawarah Unit Kerja VII ini dilakukan secara resmi oleh Sekretaris PC SPEE FSPMI Bekasi, Teguh Pujiwantoro, melalui pemukulan gong sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Musnik merupakan forum tertinggi di tingkat unit kerja yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah perjuangan organisasi. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai demokrasi, kebersamaan, dan mengutamakan kepentingan anggota dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Musnik VII ini menjadi awal dari rangkaian pembahasan agenda strategis organisasi ke depan dengan harapan melahirkan keputusan yang konstruktif, demokratis, dan berkeadilan bagi seluruh anggota. (Egi Dwi)