Jakarta, KPonline – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei menjadi pengingat penting akan sejarah perjuangan dan persatuan bangsa Indonesia dalam membangun semangat kebangkitan nasional untuk bersatu demi cita-cita bersama.
Semangat persatuan yang diwariskan para pendiri bangsa tersebut dinilai relevan untuk terus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa maupun dalam perjuangan organisasi pekerja saat ini.
Ketua Umum PP SPLP FSPMI, Supriyanto menghimbau seluruh anggota SPLP FSPMI agar menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai penguat solidaritas dan loyalitas organisasi.
“Mari kita kuatkan dan tegaskan sikap tegak lurus kita terhadap Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, dan rasa bangga kita berjuang bersama FSPMI,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa teladan persatuan bangsa Indonesia harus diimplementasikan dalam kehidupan berorganisasi demi terciptanya organisasi yang Kuat, kompak dan hebat.
“Bangsa kuat dibangun dengan persatuan, pun demikian organisasi kuat dibangun dengan kesadaran anggota untuk bersama-sama bersatu untuk satu tujuan kesejahteraan,” pungkasnya.
Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026, diharapkan seluruh anggota FSPMI dapat terus menjaga kekompakan, mempererat solidaritas, dan memperkuat perjuangan bersama demi terwujudnya kesejahteraan pekerja Indonesia. (Yanto)