Mewujudkan Serikat Pekerja yang Bermoral Dengan Penuh Persaudaraan

Bandung, KPonline – Giliran Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Elektronik Elektrik Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia PT.Indonesia Epson Industry (PUK SPEE FSPMI PT. IEI) menyelenggarakan pesta demokrasi di tingkat unit kerja, yaitu Musyawarah Unit Kerja ke 6. Kegiatan ini dihelat di Grand Mercure, Bandung, dari tanggal 28-29 April 2018.

Dinginnya kota Bandung menambah syahdu suasana Musnik ke 6 ini. Diawali dengan pemutaran film ensiklopedi perjuangan dan pergerakan PUK Epson dari tahun 2015-2018, disambung dengan penampilan seni tari Khas Sunda Jaipongan oleh dua anggota perempuan Epson dan dilanjut dengan paduan suara. Peserta nampak bahagia dan antusias dengan penampilan yang dirancang oleh panitia.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Bung Rendra Rahardjo menyampaikan bahwa peserta yang hadir ada 115 orang, hasil dari Verifikasi Dewan Perwakilan Anggota (DPA) yang dilakukan Steering Committee (SC) secara online. Syarat menjadi DPA ini harus mendapat dukungan 20 suara dari masing-masing divisi.

“Pada Musnik 6 ini kami memberikan souvernir buat para tamu undangan dan dengan bangga kami serahkan Printer Epson L120 Made in Philipine yang sebagian di design di IEI. Kami juga ingin mempromosikan Batik Bekasi yang kami gunakan saat ini dengan Motif Buah Kecapi.Semoga dimasa yang akan datang kita senantiasa mendapat perlindungan dari Alloh SWT untuk mewujudkan niat baik kita,” kata Rendra penuh Semangat.

Di kesempatan yang sama, Ketua PUK SPEE FSPMI PT IEI, Abdul Bais, menjelaskan bahwa perjuangan buruh tidaklah bertentangan dengan ajaran agama Islam. Bahkan sesuai dengan firman Alloh SWT yang tadi dibacakan saritilawah dalam QS. As-Saff ayat 1-4. Kita berjuang harus dalam satu barisan yang kokoh.

“Saya terharu tadi melihat film perjuangan kita,andaikan kita tidak bergerak mungkin tidak ada hasil yang bisa kita rasakan sekarang ini. Saya ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan yang hadir pada hari ini. Andalah pejuang buruh sebenarnya. Organisasi akan mendapat kemenangan kalau dipimpin oleh pemimpin yang benar,” kata Abdul Bais berkaca-kaca.

Ketua Umum PP SPEE FSPMI Yudi Winarno juga menyampaikan sambutannya. Dengan prolog Tema Musnik Epson,”Mewujudkan Serikat Pekerja yang Bermoral dengan Penuh Persaudaraan untuk Kesejahteraan Pekerja dan Keluarga”. Konsep Perjuangan buruh sejatinya adalah persaudaraan/brotherhood.”

“Saya sepakat dengan tema diatas, organisasi bisa kuat karena ada ikatan persaudaraan diantara buruh, persaudaraan adalah pondasi dasar,bangunan bisa kuat berdiri karena pondasi yang kuat,” kata Yudi Winarno.

Ketua Pimpinan Cabang SPEE FSPMI Kab.Bekasi Soekamto mengatakan, Epson penyumbang kontribusi terbesar buat organisasi FSPMI, baik dari sisi COS, jumlah anggota, dan kontribusi untuk buruh Go Politik. Hari ini kawan-kawan pengurus menggunakan batik warna hitam dan peserta menggunakan batik warna merah.

“Saya memaknai ini,meskipun Epson sedang berkabung (hitam) tapi tetap melawan (merah). Banyak sekali pesan-pesan secara implisit pada MUSNIK ke 6 PUK Epson kali ini dan pesan saya Jalinlah persaudaraan diantara kita dengan bermoral,” kata Pade Kamto

Setelah Musnik 6 PUK SPEE FSPMI PT.IEI resmi dibuka oleh ketua Pimpinan Cabang SPEE FSPMI, Soekamto. Acara diskor 15 menit untuk coffee break dan dilanjut sidang pleno 1 yang dipimpin pimpinan sidang sementara, Khais Maulana.