Menteri Tenaga Kerja Meresmikan Pusdiklat FSPMI di Bogor

  • Whatsapp

Bogor, KPonline – Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah hak dasar yang diperlukan oleh pekerja. Dan hal tersebut diungkapkan presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam peresmian Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Gedung Diklat FSPMI, Desa Tugu, Cisarua, Bogor-Jawa Barat, Senin (14/6/2021).

Dalam sambutannya, presiden KSPI mengatakan, dalam situasi Pandemi saat ini, kebijakan program kerja Kemenaker diantaranya; BLK (Balai Latihan Kerja) Komunitas dan BLT (Bantuan Langsung Tunai), sudah satu tingkat lebih baik dalam memenuhi kebutuhan pekerja.

Bacaan Lainnya

“Kita berharap kedepan, bisa menjalin hubungan yang lebih baik lagi dengan Kementerian khusus nya di bidang Ketenagakerjaan,” lanjut Said Iqbal.

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) merupakan organisasi serikat pekerja yang sampai saat ini tetap konsisten dalam memperjuangkan kehidupan kelas pekerja atau kaum buruh untuk hidup layak dan sejahtera.

Ditempat yang sama, Presiden FSPMI Riden Hatam Aziz menjelaskan bahwa sebelumnya, pada tahun 2011, peresmian gedung lama pusdiklat diresmikan oleh Menteri Tenaga Kerja sebelumnya yaitu Muhaimin Iskandar.

Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah, hadir dalam agenda tersebut. Ia pun menyampaikan merupakan hal yang luar biasa bagi FSPMI yang telah membangun Pusdiklat.

“Semoga kehadiran Pusdiklat, mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja dalam dunia usaha kedepan, serta mewujudkan cita-cita buruh.” Harap, Ida Fauziyah dalam sambutannya.

Kemudian, selain Menteri Ketenagakerjaan RI, turut hadir pula dalam acara peresmian Dirjen PHI dan Jamsos Kemenaker Indah Anggoro Putri.

Potong tumpeng yang dilakukan oleh Presiden KSPI Said Iqbal bersama Menaker Ida Fauziyah

Peresmian Pusdiklat dilakukan Menteri Ketenegakerjaan. Kemudian, ditandai dengan pemukulan gong, pemotongan tumpeng dan diakhiri dengan foto bersama tamu undangan yang hadir, yakni para pimpinan buruh dari afiliasi dan konfederasi serikat pekerja.

Pos terkait