Menimbang-nimbang Calon Wakil Presiden Pilihan Buruh Dalam Pilpres 2019

Prabowo Subianto saat berbicara dalam Seminar Kebangsaan yang diselenggarakan KSPI di Gedung Djoeang 45, Jakarta Pusat, pada Minggu (29/4/2018)./FP Prabowo Subianto

Jakarta, KPonline –¬†Sejak tanggal 1 Mei 2018, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sudah mendeklarasikan calon presiden yang akan didukung buruh dan keluarganya dalam Pilpres 2019. Calon Presiden tersebut adalah Prabowo Subianto.

Ketika posisi calon presiden sudah final, kini yang menarik adalah membicarakan calon wakil prsiden.

Bacaan Lainnya

Langkah KSPI yang mendeklrasikan dukungan terhadap Prabowo Subianto sejak awal terbilang berani. Mengingat Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menetapkan siapa saja calon presiden yang akan berlaga pada Pilpres 2019. Jangankan KPU. Partai politik pun belum menentukan sikap resmi, kepada siapa mereka akan memberikan tiket dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Bahkan beberapa pihak mengkhawatirkan Prabowo Subianto tidak akan maju dalam Pilpres 2019. Jika itu terjadi, maka langkah KSPI akan blunder. Ibaratnya kalah sebelum bertanding. Malu. Sudah terlanjur didukung, maju pun tidak.

Tetapi bagi saya, langkah KSPI yang mendukung Prabowo Subianto jauh-jauh hari patut diacungi jempol. Langkah yang tepat. Hal ini justru menegaskan independensi KSPI.

Dalam menentukan dukungan terhadap Prabowo Subianto, KSPI tidak terpengaruh dengan sikap partai politik mana pun. Kalaulah saat ini ada beberapa partai politik yang memberikan dukungan kepada Prabowo, KSPI sudah lebih dulu melakukannya.

Lebih dari itu, ini adalah sebentuk keyakinan bahwa pada 2019 nanti Prabowo Subianto akan memenangi Pilpres. Tidak hanya sekedar yakin bahwa Prabowo akan maju sebagai calon presiden, tetapi juga akan memenangkan mandat rakyat.

Menimbang Calon Wakil Presiden

Pertanyaannya kemudian, siapa Calon Wakil Presiden yang diinginkan oleh kaum buruh untuk mendampingi Prabowo Subianto?

Prinsipnya, KSPI akan mendukung siapa pun calon wakil presiden yang akan dipilih oleh Prabowo Subianto. Hanya saja, sebagai usulan, KSPI menyodorkan nama Rizal Ramli.

Sebagai begawan ekonomi, Rizal Ramli dinilai tepat untuk mendampingi Prabowo Subianto.

RR, demikian pria ini biasa disapa, memahami persoalan ekonomi. Dia dianggap memiliki kemampuan untuk menyelesaikan berbagai problematika ekonomi — sesuatu yang dibutuhkan oleh negeri ini.

“Kami menyarankan ekonom yang lebih maju dan progresif, tidak konservatif seperti Sri Mulyani dan Pak Darmin Nasution,” kata Said Iqbal, beberapa waktu lalu.

Apakah duet Prabowo Subianto – Rizal Ramli akan terjadi?

Pos terkait