Mengintip Rancangan Akhir Peraturan Organisasi PUK SPDT FSPMI PT Transportasi Jakarta

Jakarta, KPonline – Pembuatan rancangan Peraturan Organisasi (PO) tentang Keuangan PUK SPDT FSPMI PT. Transportasi Jakarta telah memasuki tahap akhir penyelesaian, Sabtu (29/9/2018). PUK bersama Korlap dan perwakilan anggota membahasnya dalam rapat Pleno di kantor DPP FSPMI.

Selain itu hadir pengurus Pimpinan Pusat SPDT FSPMI sebagai penyeleras dari berbagai pendapat.

Rancangan PO Keuangan yang berisi 12 Bab dan 14 Pasal itu sudah dibuat dalam proses waktu dua bulan. Dimana pendapat dan masukan sudah diakomodir oleh PUK.

PUK bersama Korlap dan perwakilan telah sepakat bahwa untuk membuat organisasi yang kuat harus mempunyai aturan-aturan baku sebagai pedoman kerja organisasi, jadi tidak ada penyalahgunaan keuangan dan wewenang. Sehingga dalam pelaksanaan kerja organisasi nanti dapat berjalan dengan baik dan menumbuhkan tingkat kepercayaan kepada anggota, harus ada keterbukaan.

Pada sisi lain, pendapat bendahara PUK SPDT FSPMI PT. Transportasi Jakarta juga mengatakan bahwa kesadaran para anggota untuk membayar iuran (Chek of System ) harus ditaati.

Tidak ada pengecualian pada semua anggota, harus membayar iuran anggota tiap bulan dengan tepat waktu.

Pendapat senada juga disampaikan oleh beberapa Korlap bahwa untuk memperjuangkan nasib karyawan Transjakarta harus berjuang bersama-sama dan membayar iuran, jangan hanya membanding-bandingkan untung ruginya.

Giliran untuk bayar kewajiban tidak mau, ini adalah perilaku yang tidak baik dan tidak adil ( fear).

Kedepannya kita tidak ada yang tahu, bagaimana nasib karyawan dan perusahaan. Tetapi dengan wadah Serikat Pekerja FSPMI, kita dapat bersama-sama memperjuangkan kesejahteraan karyawan beserta keluarganya untuk jangka panjang. (Didi)