Meminta Ketegasan Bupati Subang

  • Whatsapp

Subang, KPonline – Pertumbuhan ekonomi yang pesat di Indonesia berdampak positif pada daya beli masyarakat yang notabene adalah buruh/pekerja.

Tepatnya di kantor halaman Bupati Subang (14/11/2017), kaum buruh dari berbagai elemen serikat pekerja/serikat buruh melakukan aksi demontrasi dimana mereka menyuarakan kenaikan upah 2018 tidak mengacu ke PP 78/2015. Buruh menganggap bertentangan dengan Undang-Undang 13/2003.

Aap (47) yang aktif diFSPMI Subang sebagai koordinator Garda Metal area Subang. Seorang demonstran dari Federasi Serikat Metal Indonesia (FSPMI) menegaskan “bahwa aksi hari ini tiada lain mendesak Bupati Imas sebagai bupati Subang agar segera merekomendasikan nominal angka UMK untuk tahun 2018. Jika bupati tidak mau diajak duduk bareng, maka kami dari FSPMI akan menggelar aksi yang jauh lebih banyak lagi dari sekarang,” ungkapnya.

Kedepan pemerintah harus bisa tegas khususnya dalam pemberian sanksi terhadap perusahaan-perusahaan nakal yang belum mematuhi aturan yang berlaku tentang ketenaga kerjaan.

Karena Perusahaan juga merupakan badan hukum yang harus patuh terhadap undang-undang yang berlaku.

Penulis:Jhole – Bekasi