Madun Jamkeswatch Bekasi yang Advokasi Pasien Viral Di Facebook

Bekasi,KPonline-Siapa sangka perjuangan panjang Team Jamkeswatch yang tidak ada hentinya.Tidak mengenal lelah bagi Jamkeswatch untuk terus membantu masyarkat yang merasa kesulitan saat berobat di Rumah Sakit.

Jamkeswatch Bekasi yang cukup mempunyai pergerakan diluar nalar,bahkan sebagian orang menganggap kalau Jamkeswatch itu tidak pernah mengenal lelah.Banyak masyarakat yang sudah merasa terbantukan dengan ada Jamkeswatch di Bekasi.Hal yang sudah terbiasa bagi Jamkeswatch ketika menemukan permasalah di Rumah Sakit,diantaranya kamar penuh,tidak ada ruangan ICU,NICU,PICU dan yang lainnya.

Bacaan Lainnya

Hal itu bukan lagi suatu kabar angin lalu,dan bukan hal yang asing lagi ketika kabar itu menepi didaun telinga Jamkeswatch.
Tahun 2017 Jamkeswatch sudah memberikan bukti kontribusinya saat pemilihan kepala daerah(Pilkada)di kabupaten Bekasi.Jelas warga kabupaten Bekasi banyak yang sudah merasa tertolong oleh Jamkeswatch hingga terkenang sampai sekarang(26/04/2019).

Sebut saja Ahmad Samin pria yang biasa dipanggil Madun itu salah satu bagian dari pergerakan Jamkeswatch di Bekasi.
Bahkan pria ini cukup terkenal dikalangan Jamkeswatch Bekasi,sampai dinobatkan sebagai Advokasi Jamkeswatch pasien viral.

Setelah ditemui awak Media Perdjoeangan disalah satu tempat gebetannya selama ini,beliau mengungkap banyaknya warga kabupaten Bekasi yang masih belum punya hak sehatnya.termasuk kartu jaminan kesehatan yang sesuai haknya belum mereka terima secara merata.

Pemuda kampung Rawa Kuda ini membenarkan masih adanya tebang pilih saat masyarakat akan melakukan pengobatan disalah satu Rumah Sakit.

“Eh busyeeeng…….! pasien ini sudah viral di Facebook makanya ane geser ke Rumah Sakit biar dapat penanganan.Setelah dicek ternyata datanya ora danta,makin kemeng lagi bae ini mah.” ucap Madun dengan logat bahasa Cikarangnya.
Setelah melihat data pasiennya tidak sesuai, karena pasien tersebut ditemukan telah mempunyai kartu Jamkesda yang beralamat diluar kabupaten Bekasi.Bergegaslah Madun untuk berkomunikasi dengan Team Jamkeswatch lainnya untuk membuahkan solusi untuk pasien tersebut.

Selang dua hari berjalan Pemuda berkaca mata ini terus kesana kemari berkomunikasi dengan pihak terkait untuk segera membuatkan kartu jaminan kesehatannya.
Setelah berkomunikasi,dan berdiskusi dengan salah satu Jamkeswatch yang enggan disebutkan namanya itu,Madun langsung bergegas mendatangi Kantor Cabang BPJS yang ada di Cikarang bersama pihak keluarga pasien.
“Alhamdulillah lega banget hari ini karena pasien yang viral di Facebook itu sudah punya kartu BPJS,dan akan segera dilakukan tindakan Oprasi oleh pihak Rumah Sakit.” tambah pria berkacamata itu sambil menghembuskan nafas panjang.(Jhole)

Pos terkait