Konsolidasi PUK SPAI-FSPMI PT. Megasari Makmur Terkait PKWT dan Aksi Mogok Daerah

Bogor, KPonline – Sinar mentari mulai menampakan dirinya di ufuk Timur kawasan industri Wanaherang, Gunung Putri, Bogor. Ratusan orang uruh yang tergabung dalam PUK SPAI-FSPMI PT. Megasari Makmur yang tinggal di seputaran kawasan industri Wanaherang mulai melangkahkan kaki menuju Gelanggang Olah Raga Vaksindo.

Fasilitas olah raga untuk umum ini berada diwilayah Desa Cicadas, Gunung Putri. Bukan untuk berlibur tentunya, akan tetapi mereka yang berjumlah sekira 200-an orang ini, untuk mengikuti Konsolidasi Akbar PUK SPAI-FSPMI PT. Megasari Makmur.

Bacaan Lainnya

Disaat buruh-buruh yang lain sedang menikmati libur panjang dan libur Nasional di akhir bulan Desember.

Anggota PUK SPAI-FSPMI PT. Megasari Makmur terlihat antusias dalam mengikuti tiap-tiap sesi acara yang bertepatan dengan libur Natal ini.

Pembahasan tentang PKWT yang berkepanjangan dan masih kerap terjadi di PT. Megasari Makmur dipaparkan dan dibahas secara detail oleh para Pengurus Cabang SPAI-FSPMI Bogor.

Dalam Konsolidasi Akbar ini pun disosialisasikan tentang Aksi Mogok Daerah Bogor yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2019, dan akan dilaksanakan secara serentak. Buruh-buruh Kabupaten/Kota Bogor akan all out turun ke jalan untuk menyuarakan suara kaum buruh dan masyarakat luas.

“Aksi Mogok Daerah Bogor ini dilakukan agar UMSK harus tetap ada. Agar tidak digantikan dengan Upah Padat Karya, yang selama ini digembar gemborkan oleh pihak Apindo. Agar kaun buruh akan selalu tetap mendapatkan hak-haknya,” ungkap Ridwansyah selaku Sekretaris Pengurus Cabang SPAI-FSPMI Bogor.

Dedy Wahdiyat selaku ketua PUK SPAI-FSPMI PT. Megasari Makmur berpesan kepada seluruh anggota-anggotanya dan beserta jajaran pengurus yang lainnya.

“Agar kawan-kawan selalu istiqomah dalam menjalankan setiap proses kehidupan. Tidak terkecuali menjalanlan tugas sebagai anggota FSPMI atau sebagai pengurus organisasi.” (Gunawan)

Pos terkait