Bogor, KPonline-Kegiatan Training of Trainers (ToT) yang digelar oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Hotel Salak The Heritage, Senin, (4/5/2026) semakin menegaskan pentingnya kaderisasi dalam tubuh serikat pekerja.
Dalam sambutan pembukaan, Ramidi selaku Sekretaris Jenderal KSPI menyampaikan pesan kuat kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan tersebut. Ia menegaskan bahwa para peserta merupakan individu terpilih yang memiliki peran penting dalam keberlanjutan organisasi.
“Kalian adalah orang-orang yang beruntung. Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ToT ini, kalian dapat menerapkan di federasi atau serikat pekerja masing-masing, dan harus bisa menciptakan kader baru untuk ke depannya,” ujar Ramidi di hadapan peserta.
Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi besar dalam memperkuat organisasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia juga menekankan bahwa hasil dari pelatihan harus bisa dirasakan secara nyata di tingkat basis.
Pesan tersebut sejalan dengan rangkaian materi yang telah diberikan dalam kegiatan ToT, mulai dari penguatan pemahaman hukum ketenagakerjaan, teknik advokasi, hingga kemampuan menjadi trainer yang efektif.
Para peserta didorong untuk tidak hanya menjadi penerima ilmu, tetapi juga menjadi penggerak yang mampu menularkan pengetahuan kepada anggota lainnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Mereka menyadari bahwa tanggung jawab sebagai calon trainer tidak hanya berhenti pada pelatihan ini, tetapi berlanjut pada upaya membangun kaderisasi yang berkesinambungan di organisasi masing-masing.
Dengan adanya dorongan dari pimpinan KSPI, diharapkan para peserta mampu menjadi ujung tombak dalam menciptakan generasi baru serikat pekerja yang lebih kuat, solid, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.